Di Indonesia, pada umumnya ber-"kamu" kepada orang kedua adalah hal yang biasa dalam pergaulan sehari-hari. tapi untuk pergaulan yang lebih resmi, sebagian orang merasa, sebutan "kamu" terdengar cukup kasar dan kurang resmi.
kamu... Orang tuaku melarang aku untuk berkamu2 pada siapapun di masa kecilku. daripada bilang "kamu" mending sebut nama, misal, "boleh pinjam buku putri nggak?" bukan "boleh pinjam buku kamu gak?", nah seperti itu.
begitu pula selama bekerja di kantorku ini, sudah hampir 8 tahun, sejak awal, sebutan untuk orang kedua, berapapun umurnya, kalo pria dipanggil bapak, kalo wanita dipanggil ibu. contoh, "email sudah dikirim ke ibu, jadi tolong segera di reply ya?", contoh lain, "tadi kan sudah saya bilang ke bapak, dokumen tersebut sudah di copy dan ditaruh di meja bapak".
mungkin kerasa beda jika kata bapak dan ibu diatas diganti menjadi kamu... kurang polite rasanya. apa aku yg terlalu sopan?
tulisan yang nggak perlu dibaca bagi: kaum fanatik, ekstrim, berpikiran dangkal, merasa benar sendiri, tidak terbuka akan perbedaan orang lain.
Jul 7, 2006
Jul 5, 2006
SUPERMAN cupu :(
sejak aku tk dan mengerti dunia kepahlawanan komik, Superman sudah aku kenal denganbaik, komik, stiker, majalah bobo yang ada superman nya, hadiah dari susu bendera yg ada mainan superman nya. superman emang SUPER!
sudah menjadi rahasia umum bahwa superman itu bisa melakukan segalanya, dan menyelamatkan siapa saja (di dalam film pastinya), jadi kalau di dalam film ada kejadian atau bencana yang dahsyat, gk usah bingung dan gak usah kawatir, pasti dibereskan leh mas Superman ini.
beda cerita dengan film kepahlawanan lain, misal spiderman, batman atau lainnya, penonton diperas otakya untuk berimajinasi, apakah dia akan terluka? apakah dia akan kalah? bagaimana cara dia untuk melawan strategi musuhnya?
kalo superman, gk perlu deh seperti itu, tenang aja, semua pasti selamat, nggak ada yg terluka, hehehe...
itulah superman. by the way, superman returns ini sangat ganteng, dan wajahnya sangat "ken" nya barbie. mulus tanpa noda dan cela, nggak ada kerutan sama sekali, retouched abis. mungkin bener kata temen-temen, superman return ini semi animasi, hehehe.
sudah menjadi rahasia umum bahwa superman itu bisa melakukan segalanya, dan menyelamatkan siapa saja (di dalam film pastinya), jadi kalau di dalam film ada kejadian atau bencana yang dahsyat, gk usah bingung dan gak usah kawatir, pasti dibereskan leh mas Superman ini.
beda cerita dengan film kepahlawanan lain, misal spiderman, batman atau lainnya, penonton diperas otakya untuk berimajinasi, apakah dia akan terluka? apakah dia akan kalah? bagaimana cara dia untuk melawan strategi musuhnya?
kalo superman, gk perlu deh seperti itu, tenang aja, semua pasti selamat, nggak ada yg terluka, hehehe...
itulah superman. by the way, superman returns ini sangat ganteng, dan wajahnya sangat "ken" nya barbie. mulus tanpa noda dan cela, nggak ada kerutan sama sekali, retouched abis. mungkin bener kata temen-temen, superman return ini semi animasi, hehehe.
Jun 28, 2006
lesbian
kadang bisa dimaklumi kenapa seseorang (jelas seorang wanita lah) menjadi menyukai sesama jenis. bagi yang masih lurus-lurus aja (hanya menukai lawan jenis) mungkin akan jijik, atau tidak suka jika berdekatan secara fisik, dielus, dibelai, bahkan dicium. pasti males lah, masak dicium ama sesama cewek... dicium bibir nih maksutnya.
beda ama lesbian, jelaslah mereka lebih menikmati berciuman bibir dengan sesama wanita. justru mereka tidak suka dengan lawan jenis (lelaki).
seorang wanita dengan segala cara berfikirnya yang menurut banyak orang lebih pake hati, banyak mengalami kekecewaan hidup. dan manakala dia menemui sebuah titik jenuh mengenai sangat menyebalkan dan melelahkannya seorang pria dalam hidupnya, dia merubah orientasi sense dia. bisa jadi diawali dengan lebih percaya ke teman dekat wanita, dan kemudian sangat demanding, dan kemudian ter-obses, dan bisa sampai ke arah ingin memiliki, teman sesama wanitanya itu.
diluar itu, dia bisa jadi mati rasa dengan pria, dia bahkan bisa membenci pria. keputusasaan ini dapat menimbulkan penyaluran energi ke jenis lain yaitu sesama, wanita. mengubah dari yang sebelumnya biasa2 aja saat merangkul teman wanita, menjadi berdegub jantungnya jika punggung bawahnya dielus, dan atau misalnya punggung tangannya disentuh oleh wanita yang dia suka.
beda ama lesbian, jelaslah mereka lebih menikmati berciuman bibir dengan sesama wanita. justru mereka tidak suka dengan lawan jenis (lelaki).
seorang wanita dengan segala cara berfikirnya yang menurut banyak orang lebih pake hati, banyak mengalami kekecewaan hidup. dan manakala dia menemui sebuah titik jenuh mengenai sangat menyebalkan dan melelahkannya seorang pria dalam hidupnya, dia merubah orientasi sense dia. bisa jadi diawali dengan lebih percaya ke teman dekat wanita, dan kemudian sangat demanding, dan kemudian ter-obses, dan bisa sampai ke arah ingin memiliki, teman sesama wanitanya itu.
diluar itu, dia bisa jadi mati rasa dengan pria, dia bahkan bisa membenci pria. keputusasaan ini dapat menimbulkan penyaluran energi ke jenis lain yaitu sesama, wanita. mengubah dari yang sebelumnya biasa2 aja saat merangkul teman wanita, menjadi berdegub jantungnya jika punggung bawahnya dielus, dan atau misalnya punggung tangannya disentuh oleh wanita yang dia suka.
Jun 26, 2006
orang tegas banyak musuhnya
sebaliknya, orang yg sana iya dan sini iya, atau iya-iya aja dimana2... buanyak temennya...
kalo nggak ketahuan ama pihak oposisi, artinya dia bermain cantik, sehingga pintar memanfaatkan kesempatan, dimana saja dia bisa masuk dan berada di posisi orang tersebut, begitu juga di tempat lain. bagi dia, dia jelas tegas, karena tegas dimana2...
tapi tegas disini kan beda. tegas disini, berani berkata merah jika memang merah, bukan merah kehitam-hitaman atau hitam kemerah-merahan.
menjadi orang tegas, mungkin bikin sakit sebagian pihak, apalagi pihak yang merasa merah, dan dibilang merah. ya mau gimana lagi, emang merah. tapi si orang yang merah itu gak mau dikatakan merah, walau dia sebenarnya memang dan sangat kelihatan merah.
kalo nggak ketahuan ama pihak oposisi, artinya dia bermain cantik, sehingga pintar memanfaatkan kesempatan, dimana saja dia bisa masuk dan berada di posisi orang tersebut, begitu juga di tempat lain. bagi dia, dia jelas tegas, karena tegas dimana2...
tapi tegas disini kan beda. tegas disini, berani berkata merah jika memang merah, bukan merah kehitam-hitaman atau hitam kemerah-merahan.
menjadi orang tegas, mungkin bikin sakit sebagian pihak, apalagi pihak yang merasa merah, dan dibilang merah. ya mau gimana lagi, emang merah. tapi si orang yang merah itu gak mau dikatakan merah, walau dia sebenarnya memang dan sangat kelihatan merah.
Jun 22, 2006
Is your birthday day 17 of the month?
Your Life
You neither want to be interfered nor have the desire to mess with others' life. But you are friendly and occasionally a party animal. You are always in a circle of friends. You often do things in your own way that occasionally go beyond the acceptable limit. People may find you childish and not very attractive in that sense.
Your Love
Your fun-loving character attracts opposite sex. Many of those are great.You often find yourself trapped among a few great guys while you have to choose only one.
You neither want to be interfered nor have the desire to mess with others' life. But you are friendly and occasionally a party animal. You are always in a circle of friends. You often do things in your own way that occasionally go beyond the acceptable limit. People may find you childish and not very attractive in that sense.
Your Love
Your fun-loving character attracts opposite sex. Many of those are great.You often find yourself trapped among a few great guys while you have to choose only one.
Jun 20, 2006
strategi makan yg nyaman di sabang dan menteng
1. bergabunglah dengan meja yang sudah terisi, sehingga kalo kita dada2 ke tukang ngamen/baggler/peminta sumbangan gk terlalu bikin bete tukang ngamen, karena kan rame2 ada rombongan sebelah yg mungkin sukur2 ngasih atau, kalo nggak ngasih, kan kita rame2, weeee... kacian deh lu tukang ngamen.
2. segera kasih tangan ke tukang ngamen/baggler/peminta sumbangan, kalo emang you gk mo kasih atau gak da duit buat ngasih
3. kalo emang cuma mo makan, makanlah sesingkat2nya dan segera sudahi aktivitas makan kalo sudah ada terlihat sayup2 tukang ngamen yang beraninya rame2 (paling nggak mereka kan minta serebu)
4. kalo emang kepengen kongkow menikmati suasana sepanjang menteng atau sabang, bawalah segembolan koin, dan kalo ada tukang ngamen/baggler/peminta sumbangan, kasih masing2 gopek aje. tapi ati2 ama peminta sumbangan baik yg berkerudung maupun yg nggak, biasanya sekali dikasih satu anak, muncul selusin anak yg laen. ati2
strategi no 4 tidak berlaku bagi yng ingin memberi sebagian rejekinya bagi para tukang ngamen/baggler/peminta sumbangan itu.
2. segera kasih tangan ke tukang ngamen/baggler/peminta sumbangan, kalo emang you gk mo kasih atau gak da duit buat ngasih
3. kalo emang cuma mo makan, makanlah sesingkat2nya dan segera sudahi aktivitas makan kalo sudah ada terlihat sayup2 tukang ngamen yang beraninya rame2 (paling nggak mereka kan minta serebu)
4. kalo emang kepengen kongkow menikmati suasana sepanjang menteng atau sabang, bawalah segembolan koin, dan kalo ada tukang ngamen/baggler/peminta sumbangan, kasih masing2 gopek aje. tapi ati2 ama peminta sumbangan baik yg berkerudung maupun yg nggak, biasanya sekali dikasih satu anak, muncul selusin anak yg laen. ati2
strategi no 4 tidak berlaku bagi yng ingin memberi sebagian rejekinya bagi para tukang ngamen/baggler/peminta sumbangan itu.
orang kampung dilarang nonton di 21!
ini sebuah pengalaman yang menyebalkan. sudah beberapa kali terjadi sih. dan baru kali ini baru aku sempetin nulis. aku yakin diantara teman2 blog reader pasti pernah punya pengalaman yang sama atau malah mirip.
dulu waktu masih sering nonton di TIM (murah sih) adalah suatu yang wajar kalo ada penonton (oknum IKJ deh kata temen2) yg nyeletukin adegan2 yang ada di layar waktu film berlangsung. biasanya adalah adegan2 yang lucu, atau paling sering adalah adegan yg garing dan nggak banget. wajar lah ya, dan celetukan mereka itu menimbulkan gerr bagi penonton lain, ya masih positive lah karena di adegan yang lain mereka tetep diam dan menonton.
ini beda cerita, sudah jarang banget nonton di TIM, tapi sekarang di jakarta teater. entah kenapa mungkin karena murah ya jadi segala segmen penonton bisa menonton disitu palagi pas nomat yang HTM nya hanya 17.500. film sudah berlangsung 5 menit dan serombongan manusia itu baru datang dan memborong seat 2 baris, c dan d di depan aku, dan saat nyari tempat duduk aja dah ributnya setengah mampus, sst... ssst... dan sssst... sudah terdengar karena, jelas lah pembukaan film gitu loh, kudu diganggu dengan orang lewat mo duduk, kemana aja dari tadi? makan lontong dulu di sabang????
dan u know lah kebanyakan cewe di rombongan tadi, dan mulutnya bener2 seperti pameo, DUA! nyeletuk nggak habis2 dari awal hingga akhir film. masih mending kalo ini nyeletukin apa2 yang ada di film, tapi ini nggak, pas ada adegan ciuman bibir (please deh ciuman begitu saja dan antara sepasang suami istri yang suaminya baru pulang kerja, gak ada horny2nya) malah neriakin temen mereka, dan nyuruh tutup mata, kampung banget gak seh...
selama nonton dan banyak orang kampungnya (gk sebanyak yg kasus ini sih) aku masih bisa untuk ngerem emosi, tapi semalem dah gk tahan lagi, oh god, kayaknya aku harus nonton di XXI EX deh, moga2 disana orang2 kampung itu pada gk mampu beli tiket :((
dulu waktu masih sering nonton di TIM (murah sih) adalah suatu yang wajar kalo ada penonton (oknum IKJ deh kata temen2) yg nyeletukin adegan2 yang ada di layar waktu film berlangsung. biasanya adalah adegan2 yang lucu, atau paling sering adalah adegan yg garing dan nggak banget. wajar lah ya, dan celetukan mereka itu menimbulkan gerr bagi penonton lain, ya masih positive lah karena di adegan yang lain mereka tetep diam dan menonton.
ini beda cerita, sudah jarang banget nonton di TIM, tapi sekarang di jakarta teater. entah kenapa mungkin karena murah ya jadi segala segmen penonton bisa menonton disitu palagi pas nomat yang HTM nya hanya 17.500. film sudah berlangsung 5 menit dan serombongan manusia itu baru datang dan memborong seat 2 baris, c dan d di depan aku, dan saat nyari tempat duduk aja dah ributnya setengah mampus, sst... ssst... dan sssst... sudah terdengar karena, jelas lah pembukaan film gitu loh, kudu diganggu dengan orang lewat mo duduk, kemana aja dari tadi? makan lontong dulu di sabang????
dan u know lah kebanyakan cewe di rombongan tadi, dan mulutnya bener2 seperti pameo, DUA! nyeletuk nggak habis2 dari awal hingga akhir film. masih mending kalo ini nyeletukin apa2 yang ada di film, tapi ini nggak, pas ada adegan ciuman bibir (please deh ciuman begitu saja dan antara sepasang suami istri yang suaminya baru pulang kerja, gak ada horny2nya) malah neriakin temen mereka, dan nyuruh tutup mata, kampung banget gak seh...
selama nonton dan banyak orang kampungnya (gk sebanyak yg kasus ini sih) aku masih bisa untuk ngerem emosi, tapi semalem dah gk tahan lagi, oh god, kayaknya aku harus nonton di XXI EX deh, moga2 disana orang2 kampung itu pada gk mampu beli tiket :((
Jun 18, 2006
menjadi sok manajer
baru kali ini aku tahu bahwa menjadi orang yang sok melihat sesuatu dengan sudut yang lebih luas adalah sebuah kesalahan. di posisi anda tidak ada fungsi manajerial. heloh, lha siapa juga yang bikin aturan bahwa gw ini menejer? kepikiran juga ndak, megang kerjaan sebejibun ini aja lom kelar2, kok mikir jadi menejer.
tapi apakah manager itu?
Definition: A Manager is the person responsible for planning and directing the work of a group of individuals, monitoring their work, and taking corrective action when necessary. For many people, this is their first step into a management career.
taken from:
http://management.about.com/od/policiesandprocedures/g/manager1.htm
seandainya haregene sok manajer itu dilarang, wah apa jadinya dunia ya. kerjaan gw gak ada plan, kerjaan gw gak ada direction, kerja tim gw gk gw monitor, dan kalo ada kesalahan di tim gw, gw gk boleh cawe2...
halah, trus kalo kerjaan gw ancur, gaji gw dipotong... anjrit... piye iki????
tapi apakah manager itu?
Definition: A Manager is the person responsible for planning and directing the work of a group of individuals, monitoring their work, and taking corrective action when necessary. For many people, this is their first step into a management career.
taken from:
http://management.about.com/od/policiesandprocedures/g/manager1.htm
seandainya haregene sok manajer itu dilarang, wah apa jadinya dunia ya. kerjaan gw gak ada plan, kerjaan gw gak ada direction, kerja tim gw gk gw monitor, dan kalo ada kesalahan di tim gw, gw gk boleh cawe2...
halah, trus kalo kerjaan gw ancur, gaji gw dipotong... anjrit... piye iki????
bisnis musibah
kenapa aku nggak nulis tentang musibah2 kemaren? buat apa, toh media banyak yang bercerita, dan sangat detil. mo poto2? liat aja di internet, mo cerita? liat aja di koran/tabloid atau majalah.
tapi kadang, sangat menyedihkan jika bencana/musibah ini dijadikan komoditas bagi sebagian orang. ada yang menjadikan musibah ini alat untuk mendongkrak ketenaran, ada yang menjadikan musibah ini alat untuk memperbaiki nama baik, ada yang menjadikan musibah ini sebagai alat untuk mengambil hati masyarakat dan lain-lain dah.
sampai2 ada pula sebagian pihak yang memanfaatkan untuk memungut uang dan, entah sampai ke para korban musibah tersebut atau tidak, karena kita nggak tau dana itu disalurkan kemana dan diberikan nanti kepada siapa dan dimana.
sudah menjadi cerita dari dulu bahwa orang memberikan bantuan itu sekalian di dokumentasikan, dipoto, ditayangkan. mungkin dia mencari saksi bahwa dia sudah memberikan bantuan itu, atau, apa ada hal lain sehingga dia ingin orang lain tau bahwa dia sudah memberikan bantuan itu?
dan yang lebih menyakitkan hati lagi, musibah2 itu dijadikan sebagai tempat tujuan perjalanan/wisata. memang awalnya mereka tidak berniat untuk berwisata sama sekali, mereka berniat untuk membantu korban. tapi apa yang terjadi? sebagian dari orang tadi hanya menjadi fotografer dadakan yang berusaha menghasilkan foto2 dahsyat dengan angle yang beda dari yang lain, dan dia lupa bahwa dia telah memotret kesengsaraan orang lain yang sangat tidak memerlukan popularitas apalagi nilai dari selembar foto.
tapi kadang, sangat menyedihkan jika bencana/musibah ini dijadikan komoditas bagi sebagian orang. ada yang menjadikan musibah ini alat untuk mendongkrak ketenaran, ada yang menjadikan musibah ini alat untuk memperbaiki nama baik, ada yang menjadikan musibah ini sebagai alat untuk mengambil hati masyarakat dan lain-lain dah.
sampai2 ada pula sebagian pihak yang memanfaatkan untuk memungut uang dan, entah sampai ke para korban musibah tersebut atau tidak, karena kita nggak tau dana itu disalurkan kemana dan diberikan nanti kepada siapa dan dimana.
sudah menjadi cerita dari dulu bahwa orang memberikan bantuan itu sekalian di dokumentasikan, dipoto, ditayangkan. mungkin dia mencari saksi bahwa dia sudah memberikan bantuan itu, atau, apa ada hal lain sehingga dia ingin orang lain tau bahwa dia sudah memberikan bantuan itu?
dan yang lebih menyakitkan hati lagi, musibah2 itu dijadikan sebagai tempat tujuan perjalanan/wisata. memang awalnya mereka tidak berniat untuk berwisata sama sekali, mereka berniat untuk membantu korban. tapi apa yang terjadi? sebagian dari orang tadi hanya menjadi fotografer dadakan yang berusaha menghasilkan foto2 dahsyat dengan angle yang beda dari yang lain, dan dia lupa bahwa dia telah memotret kesengsaraan orang lain yang sangat tidak memerlukan popularitas apalagi nilai dari selembar foto.
miskin dan malas mandi
sering gak papasan dengan orang yang sangat BB (bau badan)? kalo jarang apalagi nggak pernah, wah kasian deh gue dong ya? kalo gak pernah ketemu dengan orang seperti itu, yg baunya tidak mencapai ambang batas normal, artinya hidupmu dah enak, di dalam lingkungan yg menjaga kewangian dan kesehatan.
sebenernya tulisan ini sudah ingin dibuat sejak beberapa waktu lalu, tapi lupa, dan setelah kejadian lagi (ketemu dengan orang BB lagi :( ampun deh) aku nggak tahan untuk nulis, sama ngak tahannya menahan bau itu :(
kita hampir semua tau, bangsa indonesia masih banyak kalangan miskinnya. tapi mereka kebanyakan sangat pemalas. kalo kaya dan pemalas, wajar lah, wong tidur aja dapet duit kok. ini dah jelas2 nggak punya duit, pemalas pula.
kali ini, orang yang jarang mandi. kalo kaya, dia punya banyak parfum, rumah pake ac, jadi gk berkeringat dan nggak BB. nah ini, dah miskin, kerja ogah2an, mandi pun jarang. misal dia adalah seorang tukang ojek, dah kerjaan cuma ngetem melulu, menunggu penumpang, dan gantian ama temen2 sekerjanya, sementara ngetem, mereka merokok, becanda2 jorok, dan melakukan hal2 yang nggak jelas.
apa susahnya sih berangkat kerja tuh mandi, sebenernya ini yang membuat males banget naik ojeg/bajaj. walo dikatain sok kaya dari kebonsirih ke sarinah aja kok naksi, ay gimana lagi wong naik bajaj/ojeg aja kayak nyuri kucing dalam karung, ya kalo dapet ojeg yg rada2 gk bau (dah mending wangi, asal nggak bau aja) tapi kan keliatan gk sopan kalo kita mo naek ojeg/bajaj harus milih2 dulu mana ojeg/bajaj yg nggaj BB...
sebenernya tulisan ini sudah ingin dibuat sejak beberapa waktu lalu, tapi lupa, dan setelah kejadian lagi (ketemu dengan orang BB lagi :( ampun deh) aku nggak tahan untuk nulis, sama ngak tahannya menahan bau itu :(
kita hampir semua tau, bangsa indonesia masih banyak kalangan miskinnya. tapi mereka kebanyakan sangat pemalas. kalo kaya dan pemalas, wajar lah, wong tidur aja dapet duit kok. ini dah jelas2 nggak punya duit, pemalas pula.
kali ini, orang yang jarang mandi. kalo kaya, dia punya banyak parfum, rumah pake ac, jadi gk berkeringat dan nggak BB. nah ini, dah miskin, kerja ogah2an, mandi pun jarang. misal dia adalah seorang tukang ojek, dah kerjaan cuma ngetem melulu, menunggu penumpang, dan gantian ama temen2 sekerjanya, sementara ngetem, mereka merokok, becanda2 jorok, dan melakukan hal2 yang nggak jelas.
apa susahnya sih berangkat kerja tuh mandi, sebenernya ini yang membuat males banget naik ojeg/bajaj. walo dikatain sok kaya dari kebonsirih ke sarinah aja kok naksi, ay gimana lagi wong naik bajaj/ojeg aja kayak nyuri kucing dalam karung, ya kalo dapet ojeg yg rada2 gk bau (dah mending wangi, asal nggak bau aja) tapi kan keliatan gk sopan kalo kita mo naek ojeg/bajaj harus milih2 dulu mana ojeg/bajaj yg nggaj BB...
Jun 5, 2006
mengapa lelaki makin tua makin ganteng?
dan wanita makin tua, makin nggak menarik?
fenomena alam ini sungguh menyedihkan bagi para wanita, mereka harus menjaga dan merawat penampilan agar dapat tampil muda dan menarik lebih lama (seperti kata sebuah iklan...)... dan itu pun tak dapat menutupi gurat-gurat penuaan yang sudah menjadi kodrat manusia. menjadi tua.
tapi tidak untuk pria. pria berumur 40an taun justru kebanyakan terlihat matang, dewasa dan berwibawa. dan daya tarik tidak berkurang, malah menjadi semakin menarik bagi sebagian wanita.
malah pria yang umur 40an yang semakin dicari, karena rata-rata meraka pasti sudah mapan, sudah berpenghasilan, dan berpengalaman (dalam hal apapun ya). sehingga bagi wanita yang menyukai pria berumur sekian, menurutnya sangat mudah untuk mengerti pasangan, dan rata-rata mereka penyayang, dan tidak egois.
masalah sudah pernah menikah atau masih bujangan tidak masalah, karena umur sudah berkata seperti itu. lihat lah richard gere, michael douglas saat umur 40an, russel crowe, tom cruise... so charming. tantowi dan helmy yahya, ronny sianturi (udah 40 lom seh?) dan masih banyak lah pria2 celeb di indo yang makin tua kok makin enak dilihat...
padahal kebanyakan pria tidak terlalu menjaga/merawat badan dan penampilannya. tapi mengapa perut yang sedikit berisi, uban yang menyeruak sedikit2, kerut disudut mata, itu membuat wanita berlama2 memandang mereka ya?
fenomena alam ini sungguh menyedihkan bagi para wanita, mereka harus menjaga dan merawat penampilan agar dapat tampil muda dan menarik lebih lama (seperti kata sebuah iklan...)... dan itu pun tak dapat menutupi gurat-gurat penuaan yang sudah menjadi kodrat manusia. menjadi tua.
tapi tidak untuk pria. pria berumur 40an taun justru kebanyakan terlihat matang, dewasa dan berwibawa. dan daya tarik tidak berkurang, malah menjadi semakin menarik bagi sebagian wanita.
malah pria yang umur 40an yang semakin dicari, karena rata-rata meraka pasti sudah mapan, sudah berpenghasilan, dan berpengalaman (dalam hal apapun ya). sehingga bagi wanita yang menyukai pria berumur sekian, menurutnya sangat mudah untuk mengerti pasangan, dan rata-rata mereka penyayang, dan tidak egois.
masalah sudah pernah menikah atau masih bujangan tidak masalah, karena umur sudah berkata seperti itu. lihat lah richard gere, michael douglas saat umur 40an, russel crowe, tom cruise... so charming. tantowi dan helmy yahya, ronny sianturi (udah 40 lom seh?) dan masih banyak lah pria2 celeb di indo yang makin tua kok makin enak dilihat...
padahal kebanyakan pria tidak terlalu menjaga/merawat badan dan penampilannya. tapi mengapa perut yang sedikit berisi, uban yang menyeruak sedikit2, kerut disudut mata, itu membuat wanita berlama2 memandang mereka ya?
May 31, 2006
another Manager from Hell :) ...
jangan marah dong... ini kan bedah buku om... :P

membaca buku ini membuat aku jadi mengerti kenapa aku sering tekanan darah rendah dan migrain ringan :))
dan ini adalah tulisan sebagian pembaca buku ini seperti yang dia tuangkan di amazon.com...
You need this book!!, March 10, 2006
Reviewer: A. Lai (South San Francisco, CA USA) - See all my reviews
This is THE best book that I have read regarding the "art" of identifying and dealing with difficult people, esp. when those difficult people are your managers. For me as an independent contractor, this is particularly helpful not only in dealing with difficult clients, but also in recognizing them at the interview stage! I wish I'd had this book many years ago - it would have saved me a lot of stress and aggravation! Another note: the ideas and suggestions presented in this book are relevant not just to dealing with managers, but also to your relationships with co-workers, teachers, "friends", and family members. This is a book that everyone should read if there is just one difficult person in their life.
mo minjem bukunya? :)

membaca buku ini membuat aku jadi mengerti kenapa aku sering tekanan darah rendah dan migrain ringan :))
dan ini adalah tulisan sebagian pembaca buku ini seperti yang dia tuangkan di amazon.com...
You need this book!!, March 10, 2006
Reviewer: A. Lai (South San Francisco, CA USA) - See all my reviews
This is THE best book that I have read regarding the "art" of identifying and dealing with difficult people, esp. when those difficult people are your managers. For me as an independent contractor, this is particularly helpful not only in dealing with difficult clients, but also in recognizing them at the interview stage! I wish I'd had this book many years ago - it would have saved me a lot of stress and aggravation! Another note: the ideas and suggestions presented in this book are relevant not just to dealing with managers, but also to your relationships with co-workers, teachers, "friends", and family members. This is a book that everyone should read if there is just one difficult person in their life.
mo minjem bukunya? :)
Lagi kurang kerjaan neh :)
wah sudah lama aku nggak menulis disini, ini berarti ya emang gak sempet. di jam kantor nggak sempet, di luar jam kantor juga nggak sempet. maap yah buat para pembaca setia... :)
begitu banyak pemikirann yg nggak sempet tertuang di tulisan, walau pda dibawa kemana2 ternyata menulis itu memerlukan waktu kusus, dan sector di otak yang kusus nggak bisa di share dengan yang lain.
kadang kala saat berdiskusi dengan pihak lain, ada terlintas hal yang ingin ditulis, tapi apa daya, karena memandang sopan dan santun, aku cuma bisa membatin apa2 yg ingin aku tulis, karena kalo nggak, bisa di semprot ama si babe bos, dipikir nggak menghormati beliau (maap ya beh, bukan bermaksut tidak menghormati dikau, tapi apa daya, otak kreatif ku tidak bisa diatur kapan untuk berkrease dan kapan untuk diem, hihihi)
jadinya ya gini, blank sementara blog ku bulan ini, padahal... kalo semua yg terlintas di otakku langsung di syncronize kesini, wow... W.O.W!!!
tapi kadang aku kecewa, karena masih banyak pihak yang merasa bahwa dia adalah bagian dari posting2 aku :( ... very touching gak seh... jadi terharu... ternyata daya kreativitas bisa terbelenggu oleh birokrasi... hiks...
begitu banyak pemikirann yg nggak sempet tertuang di tulisan, walau pda dibawa kemana2 ternyata menulis itu memerlukan waktu kusus, dan sector di otak yang kusus nggak bisa di share dengan yang lain.
kadang kala saat berdiskusi dengan pihak lain, ada terlintas hal yang ingin ditulis, tapi apa daya, karena memandang sopan dan santun, aku cuma bisa membatin apa2 yg ingin aku tulis, karena kalo nggak, bisa di semprot ama si babe bos, dipikir nggak menghormati beliau (maap ya beh, bukan bermaksut tidak menghormati dikau, tapi apa daya, otak kreatif ku tidak bisa diatur kapan untuk berkrease dan kapan untuk diem, hihihi)
jadinya ya gini, blank sementara blog ku bulan ini, padahal... kalo semua yg terlintas di otakku langsung di syncronize kesini, wow... W.O.W!!!
tapi kadang aku kecewa, karena masih banyak pihak yang merasa bahwa dia adalah bagian dari posting2 aku :( ... very touching gak seh... jadi terharu... ternyata daya kreativitas bisa terbelenggu oleh birokrasi... hiks...
Early warning system... where are u? yuuhuuu...
Early warning system... where are u? yuuhuuu...
Sepertinya EWS (early warning system) ini sudah terdengar semenjak setelah terjadinya tsunami di aceh beberapa waktu yang lalu. Dan kini, setelah ada nya musibah gempa di yogya, setelah musibah-musibah lain diantara kedua kejadian itu, EWS juga hanya didengung-dengungkan saja. Apakah maksud dari EWS itu? Apakah sangat sulit untuk di-implementasikan?
Sungguh sangat disayangkan, hari gini masih aja pihak-pihak tertentu saling menunjuk, siapa seharusnya yang memprakarsai EWS ini. Sampai ada musibah lagi, paling hanya saling tunjuk aja yang dilakukan dalam rangka mewujudkan apa yang disebut-sebut dengan EWS ini. Ini menunjukkan bahwa tidak ada pihak yang legowo untuk memprakarsai sebagai coordinator untuk merangkul pihak-pihak terkait untuk mewujudkan EWS ini. Atau mungkin juga, hal ini menunjukkan bahwa nggak ada yang tau apa yang dimaksud dengan EWS? Lebih parah...
Malah yang membuat sebagian masyarakat bingung, ada pihak yang mengatakan bahwa pihak yang sudah melaksanakan EWS dengan baik adalah pihak media, baik cetak maupun televisi (dikutip dari dialog TVRI pukul 14.00 wib, minggu 28 mei 06). Tapi apakah benar media itu memiliki EWS? Mungkin yg benar adalah, media tersebut dapat dijadikan partner untuk sosialisasi EWS dan proses pelaksanaan EWS itu sendiri. Apakah berita mengenai musibah tepat sekian detik setelah musibah itu terjadi, dinamakan EWS? Tentu tidak, karena namanya jadi LWS, late warning system, atau DBS, disaster broadcast system, yang mungkin membuat sebagian pihak yang harusnya sudah tau akan gejala musibah ini, terbangun pada pukul 6 pagi karena ada sebuah stasiun televisi menyiarkan musibah ini walau hanya berupa suara dan teks, visualisasi dari lokasi kejadian belum ter-submit.
Apa sebenarnya EWS itu? Sesuai dengan judulnya, early warning system adalah...
Sangat jelas sebenarnya apa misi dari EWS ini, dan akan sangat baik hasilnya jika EWS ini sudah ada dan dengan prosedur yang tepat. Tidak dipungkiri bahwa EWS ini mengaitkan banyak pihak secara seimbang, semua harus berkontribusi, dan semua bertanggungjawab. Tinggal sekarang, siapa yang akan memprakarsai pembangunan EWS ini?
Mungkin ada pihak yang langsung mengkalkulasi, sekian rupiah yang akan dihabiskan untukmembangun sebuah EWS yang handal. Tidak salah memang, tapi apakah EWS ini harus dibangun tuntas dalam satu kurun waktu? Tentunya tidak. EWS sangat luas bidangnya, dan dapat dilakukan step by step, dari lingkaran terkecil dan dengan memudahkan pembangunan interface antara lingkaran-lingkaran tadi. Tetaplah sebuah gambaran besar EWS harus sudah ada. Roadmap EWS harus sudah ada dan dimengerti oleh pihak-pihak yang terkait, dan mereka mengetahui, which part, yang harus mereka wajib kerjakan. Semua bisa dilakukan, jika ada niat dan perencanaan serta control yang baik.
EWS tidak hanya untuk musibah bencana alam, system ini adalah sebuah warning, pemberitahuan dini akan suatu kejadian yang di prediksikan sekian persen akan segera terjadi dan berikut solusinya, yang dubutuhkan juga untuk hal-hal gawat darurat lain misalkan akan adanya kerusuhan, serangan dari pihak lain, hancurnya bangunan yang mengakibatkan kerusakan bangunan di sekitarnya, terorisme dan masih banyak hal lain yang dapat diminimalis kerusakannya dengan adanya system ini.
Sepertinya EWS (early warning system) ini sudah terdengar semenjak setelah terjadinya tsunami di aceh beberapa waktu yang lalu. Dan kini, setelah ada nya musibah gempa di yogya, setelah musibah-musibah lain diantara kedua kejadian itu, EWS juga hanya didengung-dengungkan saja. Apakah maksud dari EWS itu? Apakah sangat sulit untuk di-implementasikan?
Sungguh sangat disayangkan, hari gini masih aja pihak-pihak tertentu saling menunjuk, siapa seharusnya yang memprakarsai EWS ini. Sampai ada musibah lagi, paling hanya saling tunjuk aja yang dilakukan dalam rangka mewujudkan apa yang disebut-sebut dengan EWS ini. Ini menunjukkan bahwa tidak ada pihak yang legowo untuk memprakarsai sebagai coordinator untuk merangkul pihak-pihak terkait untuk mewujudkan EWS ini. Atau mungkin juga, hal ini menunjukkan bahwa nggak ada yang tau apa yang dimaksud dengan EWS? Lebih parah...
Malah yang membuat sebagian masyarakat bingung, ada pihak yang mengatakan bahwa pihak yang sudah melaksanakan EWS dengan baik adalah pihak media, baik cetak maupun televisi (dikutip dari dialog TVRI pukul 14.00 wib, minggu 28 mei 06). Tapi apakah benar media itu memiliki EWS? Mungkin yg benar adalah, media tersebut dapat dijadikan partner untuk sosialisasi EWS dan proses pelaksanaan EWS itu sendiri. Apakah berita mengenai musibah tepat sekian detik setelah musibah itu terjadi, dinamakan EWS? Tentu tidak, karena namanya jadi LWS, late warning system, atau DBS, disaster broadcast system, yang mungkin membuat sebagian pihak yang harusnya sudah tau akan gejala musibah ini, terbangun pada pukul 6 pagi karena ada sebuah stasiun televisi menyiarkan musibah ini walau hanya berupa suara dan teks, visualisasi dari lokasi kejadian belum ter-submit.
Apa sebenarnya EWS itu? Sesuai dengan judulnya, early warning system adalah...
sesuatu kumpulan dari beberapa komponen yang dapat mendeteksi, mengkoordinasikan dengan pihak terkait, sehingga memilihkan opsi antisipasi, penanganan, penanggulangan, hingga recovery dari semua hal yang terkena dampak atau menjadi korban musibah, dan memberikan report dari poin-poin tersebut sebelumnya tadi, sehingga informasi dari sebelum, tepat sesudah dan sesudah musibah terjadi akan di-deliver dengan baik dan sampai kepada pihak yang tepat, yang pada akhirnya diharapkan dapat me-minimize korban, kerusakan dan trauma dari semua pihak.
Sangat jelas sebenarnya apa misi dari EWS ini, dan akan sangat baik hasilnya jika EWS ini sudah ada dan dengan prosedur yang tepat. Tidak dipungkiri bahwa EWS ini mengaitkan banyak pihak secara seimbang, semua harus berkontribusi, dan semua bertanggungjawab. Tinggal sekarang, siapa yang akan memprakarsai pembangunan EWS ini?
Mungkin ada pihak yang langsung mengkalkulasi, sekian rupiah yang akan dihabiskan untukmembangun sebuah EWS yang handal. Tidak salah memang, tapi apakah EWS ini harus dibangun tuntas dalam satu kurun waktu? Tentunya tidak. EWS sangat luas bidangnya, dan dapat dilakukan step by step, dari lingkaran terkecil dan dengan memudahkan pembangunan interface antara lingkaran-lingkaran tadi. Tetaplah sebuah gambaran besar EWS harus sudah ada. Roadmap EWS harus sudah ada dan dimengerti oleh pihak-pihak yang terkait, dan mereka mengetahui, which part, yang harus mereka wajib kerjakan. Semua bisa dilakukan, jika ada niat dan perencanaan serta control yang baik.
EWS tidak hanya untuk musibah bencana alam, system ini adalah sebuah warning, pemberitahuan dini akan suatu kejadian yang di prediksikan sekian persen akan segera terjadi dan berikut solusinya, yang dubutuhkan juga untuk hal-hal gawat darurat lain misalkan akan adanya kerusuhan, serangan dari pihak lain, hancurnya bangunan yang mengakibatkan kerusakan bangunan di sekitarnya, terorisme dan masih banyak hal lain yang dapat diminimalis kerusakannya dengan adanya system ini.
May 7, 2006
sok keminter, dalam bekerja
pernah nggak sih (kayaknya pasti pernah deh) menghadapi orang yang keminter (sok pinter, padahal kadang emang pinter tapi di lebih-lebih kan dan lebih diperlihatkan kepintarannya) dalam bekerja?
makin pinter emang makin bagus kalo dia bisa menuangkan kepintarannya menjadi efektifitas dan hasilguna dalam bekerja, apalagi bisa ditularkan ke rekan atau subordinat dia di tempat bekerja. wah top deh kalo begitu.
namun kadangkala ada hal yg annoying banget dari si sok keminter dalam bekerja ini. kadangkala semua pekerjaan kita serasa salah di mata dia. ya tiada gading yang tak retak lah, pasti ada kurang2nya di pekerjaan kita, namun tidak berarti salah kan? tapi teteap aja di mata dia salah. wong dia perfeksionis.
sing waras ngalah lah, sing bodo yo ngalah wae...
makin pinter emang makin bagus kalo dia bisa menuangkan kepintarannya menjadi efektifitas dan hasilguna dalam bekerja, apalagi bisa ditularkan ke rekan atau subordinat dia di tempat bekerja. wah top deh kalo begitu.
namun kadangkala ada hal yg annoying banget dari si sok keminter dalam bekerja ini. kadangkala semua pekerjaan kita serasa salah di mata dia. ya tiada gading yang tak retak lah, pasti ada kurang2nya di pekerjaan kita, namun tidak berarti salah kan? tapi teteap aja di mata dia salah. wong dia perfeksionis.
sing waras ngalah lah, sing bodo yo ngalah wae...
Manager from HELL
You're not the only one who understands you're working with the manager from hell.
I discovered that everyone recognized the same not-so-wonderful incompetence in that manager that I did. More importantly, I was able to observe their interactions to determine what worked well and what did not. It doesn't mean I gossiped about the situation or the manager with my co-workers. Instead, I listened and learned from their encounters. *)
The behavior of the manager from hell is not a reflection of your professionalism.
In the case of the tantrum-throwing manager, she was the one who appeared foolish and incompetent – not me. Your challenge is to perform despite their lack of professionalism. You have a true opening to practice your skill as a communicator, facilitator, problem-solver and leader. Yours in an excellent opportunity to showcase your composure, competence and capability.*)
----
kadang di dalam suasana bekerja, kita dihadapkan oleh hal-hal yang menjengkelkan dan membuat tidak nyaman, walau sebenarnya kondisi ini adalah sebuah training, sebuah course untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mental saat bekerja, sangat bermanfaat sekali.
tapi jika hal-hal yang menjengkelkan tersebut menjadi sebuah hal yang selalu terjadi, menjadi sebuah rutinitas, oh my god, am i a man in the right place? sampai kapankah cobaan ini berakhir? sampai kapankah training ketahanan mental ini akan berlangsung? selalu diimpikan tes akhir dari seluruh cobaan ini, dan kita nggak peduli hasilnay mau failed atau sukses.
hhhhh... sabarrrr... sabarrrrr....
*) taken from: http://www.leader-values.com
I discovered that everyone recognized the same not-so-wonderful incompetence in that manager that I did. More importantly, I was able to observe their interactions to determine what worked well and what did not. It doesn't mean I gossiped about the situation or the manager with my co-workers. Instead, I listened and learned from their encounters. *)
The behavior of the manager from hell is not a reflection of your professionalism.
In the case of the tantrum-throwing manager, she was the one who appeared foolish and incompetent – not me. Your challenge is to perform despite their lack of professionalism. You have a true opening to practice your skill as a communicator, facilitator, problem-solver and leader. Yours in an excellent opportunity to showcase your composure, competence and capability.*)
----
kadang di dalam suasana bekerja, kita dihadapkan oleh hal-hal yang menjengkelkan dan membuat tidak nyaman, walau sebenarnya kondisi ini adalah sebuah training, sebuah course untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mental saat bekerja, sangat bermanfaat sekali.
tapi jika hal-hal yang menjengkelkan tersebut menjadi sebuah hal yang selalu terjadi, menjadi sebuah rutinitas, oh my god, am i a man in the right place? sampai kapankah cobaan ini berakhir? sampai kapankah training ketahanan mental ini akan berlangsung? selalu diimpikan tes akhir dari seluruh cobaan ini, dan kita nggak peduli hasilnay mau failed atau sukses.
Whether your manager is unreasonably demanding or they are apparently incompetent or they have no people skills, it can feel like you’re working with the manager from hell! As tough as it sounds, your task is to focus on getting your job done…period.*)
hhhhh... sabarrrr... sabarrrrr....
*) taken from: http://www.leader-values.com
menjadi duda?
mendadak dalam waktu yang nggak begitu lama, beberapa teman tiba-tiba (baru dengar) menjadi duda, atau dalam proses mau menjadi duda. fenomena apakah ini? bukan fenomena apa-apa, karena ya begitulah hidup, ada lahir ada mati, ada kawin ada cerai. tapi kadang2 kok nggak dinyana beberapa teman lingkaran terdekat memutuskan untuk mengunjungi tempat yang aku anggap paling jahanam sedunia, yaitu pengadilan.
ada di antara mereka yang bercurhat, bagaimana ya nanti hidupku setelah menduda? apakah akan semakin bahagia? keputusan untuk menjalani hidup sebagai duda adalah keputusan yang terakhir, setelah segala daya dan upaya sudah dilakukan, ini untuk sebagian kasus, walo ada juga kasus dimana dia emang kepengen menjadi duda supaya bisa bebas, itu lain cerita.
cukup bersyukur juga bahwa sebagian besar dari mereka sangat sadar akan kewajibannya sebagai seorang ayah yang harus menuda sehingga dia tetap harus berekwajiban untuk memberi nafkan untuk anaknya, walo hak perwalian anaknya jatuh ke mantan istrinya. salut, dan turut bahagia kepada para mantan istri yang cukup berbahagia tetap mendapatkan nafkah dari mantan suaminya. sebagai wanita, pandai2lah dalam hal ini, tuntutlah hak itu demi kehidupan yang baik.
walau tetap ada sebagian yang menyatakan putus hubungan sama sekali setelah bercerai, dan nafkah untuk anaknya secukupnya saja sebagai upaya untuk mengambil kembali hak perwalian anak tersebut.
cukup complicated bukan? makanya jangan bercerai. ribet. sampai kapan anda tahan dengan kondisi demikian? kalau memang tidak ada niatan untuk menikah lagi, ya its ok, its good, menjalankan kewajiban yang sedemikian mulia nya. tapi jika menikah lagi dan memiliki tanggung jawab lain di keluarga baru, menjadi sebuah hal yang lebih complicated lagi karena dia harus me-manage nafkah dan membesar2kan hati istri barunya supaya legowo dalam menerima karunia tuhan berupa suami yang sudah tidak lengkap lagi, karena ada hal lain yang tetap harus dia perhatikan selain dia (istrinya).
ada di antara mereka yang bercurhat, bagaimana ya nanti hidupku setelah menduda? apakah akan semakin bahagia? keputusan untuk menjalani hidup sebagai duda adalah keputusan yang terakhir, setelah segala daya dan upaya sudah dilakukan, ini untuk sebagian kasus, walo ada juga kasus dimana dia emang kepengen menjadi duda supaya bisa bebas, itu lain cerita.
cukup bersyukur juga bahwa sebagian besar dari mereka sangat sadar akan kewajibannya sebagai seorang ayah yang harus menuda sehingga dia tetap harus berekwajiban untuk memberi nafkan untuk anaknya, walo hak perwalian anaknya jatuh ke mantan istrinya. salut, dan turut bahagia kepada para mantan istri yang cukup berbahagia tetap mendapatkan nafkah dari mantan suaminya. sebagai wanita, pandai2lah dalam hal ini, tuntutlah hak itu demi kehidupan yang baik.
walau tetap ada sebagian yang menyatakan putus hubungan sama sekali setelah bercerai, dan nafkah untuk anaknya secukupnya saja sebagai upaya untuk mengambil kembali hak perwalian anak tersebut.
cukup complicated bukan? makanya jangan bercerai. ribet. sampai kapan anda tahan dengan kondisi demikian? kalau memang tidak ada niatan untuk menikah lagi, ya its ok, its good, menjalankan kewajiban yang sedemikian mulia nya. tapi jika menikah lagi dan memiliki tanggung jawab lain di keluarga baru, menjadi sebuah hal yang lebih complicated lagi karena dia harus me-manage nafkah dan membesar2kan hati istri barunya supaya legowo dalam menerima karunia tuhan berupa suami yang sudah tidak lengkap lagi, karena ada hal lain yang tetap harus dia perhatikan selain dia (istrinya).
ngomongin tentang horny dan wanita
aku sempet kaget, ada yg komentar: "wanita apaan sih kok sampe horny?" ya ampun, jadi untuk menjadi wanita "baik-baik" itu nggak boleh horny?
kembali ke arti kata horny (terangsang):
Adj. 1. hornyhorny - feeling great sexual desire; "feeling horny"
sinonim: randy, ruttish, turned on, aroused
manusia adalah ciptaan tuhan yang tiada tara istimewanya, dan juga tiada tara lengkapnya, sampe urusan terangsang (atau dalam tulisan saya lebih mudah untuk dicerna dengan kata "horny") itu bukan kesalahan teknis pada saat penciptaan sesosok manusia. sexual desire adalah kelengkapan yang diberikan pada manusia, dan wanita pun juga dilengkapi oleh atribut itu.
wanita juga manusia kan? seandainya seorang wanita dari kecil sampe dewasa berada dalam suatu tempat dimana tidak ada mahluk hidup, dia tidak pernah mengenal manusia lain, apakah dia nggak bakal horny? aku yakin dia tetap horny, karena apa? manusia diberikan otak, akal dan daya pikir, dia pasti belajar dan mengexplore lingkungannya dan pasti mengexplore dirinya sendiri. suatu ketika dia mengexplore tubuhnya dan menyentuh bagian2 tertentu tubuhnya, dan dia merasa sensasi lain, bukankah itu juga disebut horny? walo dia nggak tau kemana tujuan perasaan itu karena tidak pernah mengenal manusia lain?
begitu juga dengan wanita pada umumnya, se-menjaga menjaga pandangan-nya dia, gk mungkin nggak pernah horny. pasti pernah walo sebentar dan langsung dilupakannya perasaan itu. walo dia nggak pernah memandang (secara langsung, melirik kali ye?) pria dan bagian2 tubuh tertentu pria, dan memandang / membaca tulisan, suara atau rekaman suara, film atau yang dapat disamakan dengan film, syair lagu, puisi, gambar, foto, dan/atau lukisan yang mengeksploitasi daya tarik aktivitas orang dalam berhubungan seks atau melakukan aktivitas yang mengarah pada hubungan seks dengan pasangan berlawanan jenis (ngutip sebuah pasal di RUU APP), nggak mungkin nggak pernah merasakan horny. jadi horny tidak selalu ada hubungan secara langsung dengan kegiatan menjaga pandangan mata.
dan yang pasti, horny tidak ada hubungannya dengan kualitas wanita itu apakah dia wanita baik-baik atau bukan. karena horny adalah perasaan ciptaan tuhan yang diberikan kepada manusia. dan seharusnya manusia yang baik-baik akan bisa me-manage perasaan horny ini supaya dapat tertangani dengan baik. caranya bagaimana? ikuti norma dan tatacara serta keyakinan yang dipegang masing-masing personal.
PEACE!!!
kembali ke arti kata horny (terangsang):
Adj. 1. hornyhorny - feeling great sexual desire; "feeling horny"
sinonim: randy, ruttish, turned on, aroused
manusia adalah ciptaan tuhan yang tiada tara istimewanya, dan juga tiada tara lengkapnya, sampe urusan terangsang (atau dalam tulisan saya lebih mudah untuk dicerna dengan kata "horny") itu bukan kesalahan teknis pada saat penciptaan sesosok manusia. sexual desire adalah kelengkapan yang diberikan pada manusia, dan wanita pun juga dilengkapi oleh atribut itu.
wanita juga manusia kan? seandainya seorang wanita dari kecil sampe dewasa berada dalam suatu tempat dimana tidak ada mahluk hidup, dia tidak pernah mengenal manusia lain, apakah dia nggak bakal horny? aku yakin dia tetap horny, karena apa? manusia diberikan otak, akal dan daya pikir, dia pasti belajar dan mengexplore lingkungannya dan pasti mengexplore dirinya sendiri. suatu ketika dia mengexplore tubuhnya dan menyentuh bagian2 tertentu tubuhnya, dan dia merasa sensasi lain, bukankah itu juga disebut horny? walo dia nggak tau kemana tujuan perasaan itu karena tidak pernah mengenal manusia lain?
begitu juga dengan wanita pada umumnya, se-menjaga menjaga pandangan-nya dia, gk mungkin nggak pernah horny. pasti pernah walo sebentar dan langsung dilupakannya perasaan itu. walo dia nggak pernah memandang (secara langsung, melirik kali ye?) pria dan bagian2 tubuh tertentu pria, dan memandang / membaca tulisan, suara atau rekaman suara, film atau yang dapat disamakan dengan film, syair lagu, puisi, gambar, foto, dan/atau lukisan yang mengeksploitasi daya tarik aktivitas orang dalam berhubungan seks atau melakukan aktivitas yang mengarah pada hubungan seks dengan pasangan berlawanan jenis (ngutip sebuah pasal di RUU APP), nggak mungkin nggak pernah merasakan horny. jadi horny tidak selalu ada hubungan secara langsung dengan kegiatan menjaga pandangan mata.
dan yang pasti, horny tidak ada hubungannya dengan kualitas wanita itu apakah dia wanita baik-baik atau bukan. karena horny adalah perasaan ciptaan tuhan yang diberikan kepada manusia. dan seharusnya manusia yang baik-baik akan bisa me-manage perasaan horny ini supaya dapat tertangani dengan baik. caranya bagaimana? ikuti norma dan tatacara serta keyakinan yang dipegang masing-masing personal.
PEACE!!!
Apr 24, 2006
kartini, kenapa kamu harus menulis?
rusaknya moral bangsa, berkembangnya hal2 yang berbau dan berkonotasi porno, selalu terkait dengan wanita. pernahkah ada yg menyalahkan, mengapa pria bertelanjang dada saat mencuci mobil? mengapa pria boleh bertelanjang dada saat mengganti ban mobil di pinggir jalan? mengapa pria boleh pake celana renang saja di pantai? mengapa pria boleh mengenakan celana jins yg sangat ketat dan rendah pinggangnya sampe di bawah pinggul sehingga terlihat bulu di perut bawahnya? mengapa pria boleh memakai baju ketat dan terterawang jelas putingnya?
jangan dikira wanita tidak bisa horny melihat pria yang bertelanjang dada, hanya memakai celana dalam, memakai jins ketat dan rendah sampai ke bawah pinggang? jangan salahkan juga kalo ada wanita yang horny jika melihat pria dandy yang tampil memakai baju lengkap tapi kancing kemejanya sengaja di lepas dua, apalagi melihat pria bercelana ketat yang terlihat menonjol alat vitalnya?
moral, apakah itu? siapa yang bertangung jawab? apakah payudara wanita walo tertutup dan memakai beha? apakah betis dan paha wanita disaat dia memakai rok dengan belahan tinggi? apakah wanita memakai baju tertutup tapi lekuk bokong dan dada nya tetap ada walau sedikit?
namanya pria, ada karung goni yg bertuliskan: berisi wanita telanjang, dada montok, kulit mulus, dan masih hidup, pasti dia akan horny dan berpikir kemana2, bahkan bisa langsung masturbasi!
keerotisan, kesensualan, itu adalah karunia tuhan. otak, pikiran dan hati, juga ciptaan tuhan. dilarang? sama aja dengan melarang masturbasi, melarang hubungan seks, melarang berkhayal... opo tumon?
jangan dikira wanita tidak bisa horny melihat pria yang bertelanjang dada, hanya memakai celana dalam, memakai jins ketat dan rendah sampai ke bawah pinggang? jangan salahkan juga kalo ada wanita yang horny jika melihat pria dandy yang tampil memakai baju lengkap tapi kancing kemejanya sengaja di lepas dua, apalagi melihat pria bercelana ketat yang terlihat menonjol alat vitalnya?
moral, apakah itu? siapa yang bertangung jawab? apakah payudara wanita walo tertutup dan memakai beha? apakah betis dan paha wanita disaat dia memakai rok dengan belahan tinggi? apakah wanita memakai baju tertutup tapi lekuk bokong dan dada nya tetap ada walau sedikit?
namanya pria, ada karung goni yg bertuliskan: berisi wanita telanjang, dada montok, kulit mulus, dan masih hidup, pasti dia akan horny dan berpikir kemana2, bahkan bisa langsung masturbasi!
keerotisan, kesensualan, itu adalah karunia tuhan. otak, pikiran dan hati, juga ciptaan tuhan. dilarang? sama aja dengan melarang masturbasi, melarang hubungan seks, melarang berkhayal... opo tumon?
Subscribe to:
Posts (Atom)
pesta makan kepiting, coba tebak berapa ekor kepiting?...
Pisang Aroma, prapatan gegerkalong, bandung... bikin kangen bandung :(...
wajah-wajah dikala demo undang-undang ketenaga kerjaan...