pada heboh ttg stpdn/IPDN ya? kenapa kudu nunggu ada yang mati dulu baru heboh? kenapa nunggu si cliff muntu mati, baru pemerintah turun tangan? perlu tumbal nyawa ya untuk pemerintah membuka matanya melihat kondisi bibit penopang struktur pemerintahan?
masih ingat jelas jelas seorang teman seangkatan dgn aku yang sekolah di stpdn, setiap pesiar dia menceritakan tentang pola pembinaan yang ada di dalam kampus stpdn itu, memang sudah preman abis dari sononya. taun 1992 bo. dan waktu itu semua pihak yang tahu ttg hal itu menganggap itu hal yang wajar untuk pembinaan jasmani, huh.
nggak mungkin para pengajar dan staf stpdn sebenarnya tau apa yang terjadi di dalam kampus barbar itu. tapi mereka membiarkannya dan menutup mata.
sampai pada akhirnya adikku masuk stpdn, kalo adikku itu cowo, mungkin aku melarang dia masuk stpdn. karena dia cewe, aku nggak begitu khawatir, walau tetap aja siswi stpdn juga teraniaya fisik, untung yang mati cowo-cowo ya. dan akhirnya ada yang mati juga di angkatan dia.
waktu itu semua media heboh, pemerintah menengok ke arah itu, harapan sih nggak akan terjadi lagi, dan sedemikan banyak orang tua akhirnya percaya menyekolahkan anak mereka ke stpdn, dikiranya setelah ada yg mati itu, gk bakal ada lagi pukul-pukulan.
hahahaha, ternyata mereka salah.
tulisan yang nggak perlu dibaca bagi: kaum fanatik, ekstrim, berpikiran dangkal, merasa benar sendiri, tidak terbuka akan perbedaan orang lain.
Apr 11, 2007
Apr 5, 2007
atasan putih bawahan abu-abu
saat kamu jadi bos, apakah kamu akan jujur dengan anak buahmu? kita kebanyakan tau bahwa kejujuran itu banyak paitnya. apakah kepaitan itu harus kamu share dengan anak buahmu?
in some cases, kepaitan kadangkala harus disampaikan juga, seberapapun pahitnya. untuk itulah perlunya membangun mental anak buah untuk menerima segala yang pahit ini dan tidak terlalu menimbulkan efek males ke anak buah. sungguh asik kalo punya anak buah yang cuek dan nggak pedulian, kalo dalam hal ini ya.
kadang kala sebagai atasan, ada hal2 yang gak ingin kita share dengan anak buah. bagi sebagian atasan, tidak bagus jika anak buah who know too much about something. karena bagi sebagian atasan itu, mendapat anak buah who know too much, adalah sama aja memelihara macan tidur.
benarkah begitu?
bagi ku nggak sama sekali. justru aku akan memupuk anak buah who knows too much tadi, kita jadiin aja dia referensi hidup dan ditinggal di-manage aja kapasitas storage nya hehehehe, ya nggaks ih.
kadang kala ego emang lebih banyak berbicara, kita sebagai atasan nggak tau bahwa anak buah itu banyak punya peluru yang disimpan dan tidak di share ke atasan, pasti itu jika dia anak buah yang pintar. anak buah yg pintar adalah tidak membiarkan bossnya mengerti semua hal yg anak buah itu ketahui, sayang ntar dibajak deh ide2 gw, katanya sih begitu...
in some cases, kepaitan kadangkala harus disampaikan juga, seberapapun pahitnya. untuk itulah perlunya membangun mental anak buah untuk menerima segala yang pahit ini dan tidak terlalu menimbulkan efek males ke anak buah. sungguh asik kalo punya anak buah yang cuek dan nggak pedulian, kalo dalam hal ini ya.
kadang kala sebagai atasan, ada hal2 yang gak ingin kita share dengan anak buah. bagi sebagian atasan, tidak bagus jika anak buah who know too much about something. karena bagi sebagian atasan itu, mendapat anak buah who know too much, adalah sama aja memelihara macan tidur.
benarkah begitu?
bagi ku nggak sama sekali. justru aku akan memupuk anak buah who knows too much tadi, kita jadiin aja dia referensi hidup dan ditinggal di-manage aja kapasitas storage nya hehehehe, ya nggaks ih.
kadang kala ego emang lebih banyak berbicara, kita sebagai atasan nggak tau bahwa anak buah itu banyak punya peluru yang disimpan dan tidak di share ke atasan, pasti itu jika dia anak buah yang pintar. anak buah yg pintar adalah tidak membiarkan bossnya mengerti semua hal yg anak buah itu ketahui, sayang ntar dibajak deh ide2 gw, katanya sih begitu...
Mar 30, 2007
mencari anak lelaki
aneh2 aja ka orang tua memberi petuah ke anak-anaknya yang akan segera berkeluarga dan punya anak. kadang kala keinginan untuk mempunyai cucu laki-laki atau perempuan juga sangat besar, bagi yang gk punya anak perempuan, pasti kepengen cucu perempuan dan demikian pula sebaiknya.
ada yang bilang kalo ingin anak cowo, sebaiknya hari pembuahan jatuh pada "wage", misal senin wage, slasa wage, rabu wage dst, kata orang2 tua, anaknya akan laki-laki.
ada yang bilang, di empat minggu pertama, kalo banyak makan sayur2 nanti anaknya akan perempuan. loh kok?
namanya anak yg baik, keep silent please, iyain aja apa kata orang tua, hehehe.
ada lagi nih...
kalo kamu lagi berusaha bikin anak dan kepengen cowo, curilah uleg-an dari rumah temanmu... harapannya adalah jika hamil nanti akan memperoleh anak laki-laki.
jika kepengen anak perempuan, curilah cobek/layah, dari rumah temanmu... harapannya adalah jika hamil nanti akan memperoleh anak perempuan.
hehehe... ada-ada saja...
ada yang bilang kalo ingin anak cowo, sebaiknya hari pembuahan jatuh pada "wage", misal senin wage, slasa wage, rabu wage dst, kata orang2 tua, anaknya akan laki-laki.
ada yang bilang, di empat minggu pertama, kalo banyak makan sayur2 nanti anaknya akan perempuan. loh kok?
namanya anak yg baik, keep silent please, iyain aja apa kata orang tua, hehehe.
ada lagi nih...
kalo kamu lagi berusaha bikin anak dan kepengen cowo, curilah uleg-an dari rumah temanmu... harapannya adalah jika hamil nanti akan memperoleh anak laki-laki.
jika kepengen anak perempuan, curilah cobek/layah, dari rumah temanmu... harapannya adalah jika hamil nanti akan memperoleh anak perempuan.
hehehe... ada-ada saja...
Mar 22, 2007
mengapa sesama kita saling menghujat?
jujur aja aku bukan orang yang religius (sekali lagi nih curhat). bahkan orang-orang di masalalu ku melihatku sebagai sosok yang bandel dan tidak mengenal (dekat) dengan tuhan. padahal itu semua nonsens. yah siapa sih yg tau di hati masing-masing?
sungguh sedih melihat orang-orang yang sebenarnya punya pegangan yang baik, punya panutan yang baik, punya ajaran yang baik, punya aturan yang baik. tapi sebagian dari mereka memandang sebagian mereka yang lain telah melakukan hal-hal yang buruk. padahal tidak ada kaitannya secara langsung dengan sebagian mereka yang pertama tadi. tapi apa yang dibahas adalah tingkah laku atau prinsip dari sebagian dari mereka yang berikutnya. kenapa mereka yang pertama sangat meributkan mereka yang kedua? padahal mereka semua adalah satu kaum, satu tuhan dan satu ajaran.
sebagai orang yang tidak terlalu berkait dengan mereka, sebagai orang yang mungkin dipandang tidak terlalu sejalan dengan mereka yang pertama, aku cukup bisa melihat kondisi ini. tapi efek buruk yang menimpaku adalah aku makin tidak percaya untuk masuk kepada lingkungan mereka yang pertama. mending biasa-biasa aja deh, nggak terlalu baik dan nggak terlalu buruk. buak apa menjadi baik kalau tetap menjelek2kan kaum yang buruk. padahal kaum yang buruk tadi tidak melakukan dosa, hanya melakukan hal hal yang tidak disukai oleh mereka yang pertama.
tuhan aku mengajarkan untuk saling menyayangi tidak hanya kepada orang yang baik, bahkan kepada orang yang berbuat dosa sekalipun. tidak ada ajaran yang menyuruh membahas kejelekan orang lain.
aku menjadi semakin takut (atau males?) untuk dekat dengan mereka...
sungguh sedih melihat orang-orang yang sebenarnya punya pegangan yang baik, punya panutan yang baik, punya ajaran yang baik, punya aturan yang baik. tapi sebagian dari mereka memandang sebagian mereka yang lain telah melakukan hal-hal yang buruk. padahal tidak ada kaitannya secara langsung dengan sebagian mereka yang pertama tadi. tapi apa yang dibahas adalah tingkah laku atau prinsip dari sebagian dari mereka yang berikutnya. kenapa mereka yang pertama sangat meributkan mereka yang kedua? padahal mereka semua adalah satu kaum, satu tuhan dan satu ajaran.
sebagai orang yang tidak terlalu berkait dengan mereka, sebagai orang yang mungkin dipandang tidak terlalu sejalan dengan mereka yang pertama, aku cukup bisa melihat kondisi ini. tapi efek buruk yang menimpaku adalah aku makin tidak percaya untuk masuk kepada lingkungan mereka yang pertama. mending biasa-biasa aja deh, nggak terlalu baik dan nggak terlalu buruk. buak apa menjadi baik kalau tetap menjelek2kan kaum yang buruk. padahal kaum yang buruk tadi tidak melakukan dosa, hanya melakukan hal hal yang tidak disukai oleh mereka yang pertama.
tuhan aku mengajarkan untuk saling menyayangi tidak hanya kepada orang yang baik, bahkan kepada orang yang berbuat dosa sekalipun. tidak ada ajaran yang menyuruh membahas kejelekan orang lain.
aku menjadi semakin takut (atau males?) untuk dekat dengan mereka...
Mar 21, 2007
maling
yang tadi bergegas kabur, terlepas sendal jepitnya,
berbekas tergores luka di kawat pagar baja..
hampir2 saja canopy itu rubuh karena larinya..
menggegas bebannya..
pada ingin jabatan yang tertunda..
pada tahta dan harta yang pucat berpura..
pada status dan martabat yang resah mengira..
pada jewawut berduri tentang eksistensi berada-nya..
tak lain tak bukan pada sahwat,
yang bernafas mendengus diburu gairahnya..
maling, by Lutera 21032007)
apakah aqu dizinkan tuk mencuri hatimu ?
berbekas tergores luka di kawat pagar baja..
hampir2 saja canopy itu rubuh karena larinya..
menggegas bebannya..
pada ingin jabatan yang tertunda..
pada tahta dan harta yang pucat berpura..
pada status dan martabat yang resah mengira..
pada jewawut berduri tentang eksistensi berada-nya..
tak lain tak bukan pada sahwat,
yang bernafas mendengus diburu gairahnya..
maling, by Lutera 21032007)
apakah aqu dizinkan tuk mencuri hatimu ?
Mar 12, 2007
the super extraordinary karaokeawati
pernah karaoke? mungkin pernah ya? pernah nggak karaoke dengan real penyanyi? belom tentu ya? atau pernah nggak karaokean dengan PL (pemandu lagu) yang jago nyanyi? mungkin malah pernah ya?
ada beberapa jenis nuansa berkaraoke:
1. nuansa meeting
dimana yang nyanyi lebih banyak para PL dan para tamu ngobrol naglor ngidul cekakak cekikik, tangan kanan gantian megang sebatang rokok dan gelas minuman dan tangan kiri meluk si PL atau kadang melakukan aktivitas lain. tapi mata dan mulut berbicara ke tamu sebelahnya yang kurang lebih melakukan aktivitas tangan2 tadi yang nggak jauh berbeda.
2. nuansa dinner
dimana yang nyanyi satu-satu dari tamu dan sebagian tamu lebih asyik menyantap makanannya. disini terlihat hanya yang suka nyanyi yang lebih aktif bernyanyi. di mana tamu lain yang nggak bisa atau nggak pede bernyanyi lebih suka menyantap hidangan ataupun tepuk2 ikut 'rengeng-rengeng' nyanyi atau kadang lip synch. ha ha.
3. nuansa rekaman
dimana yang nyanyi cuma itu-itu saja, secara emang dia kepengen karaoke, hanya mengajak sebagian teman yang memang gak suka nyanyi atau suaranya ancur sehingga nggak berani nyanyi.
4. nuansa karaokean IDOL
dimana diantara banyak tamu yang berharap-harap ingin menyanyi, atau mencoba menyanyi, atau belajar megang microphone, atau bete pengen teriak-teriak, hanya si ini dan si itu saja yang megang mic ( microphone ). dah di support dengan tepuk tangan tiap selesai satu lagu, sudah diikutin dengan nyanyi bersama dengan harapan dia menyerahkan mic nya ke yang lain setelah satu, dua,... tiga belas lagu dinyanyikannya.
HALAH...
ada beberapa jenis nuansa berkaraoke:
1. nuansa meeting
dimana yang nyanyi lebih banyak para PL dan para tamu ngobrol naglor ngidul cekakak cekikik, tangan kanan gantian megang sebatang rokok dan gelas minuman dan tangan kiri meluk si PL atau kadang melakukan aktivitas lain. tapi mata dan mulut berbicara ke tamu sebelahnya yang kurang lebih melakukan aktivitas tangan2 tadi yang nggak jauh berbeda.
2. nuansa dinner
dimana yang nyanyi satu-satu dari tamu dan sebagian tamu lebih asyik menyantap makanannya. disini terlihat hanya yang suka nyanyi yang lebih aktif bernyanyi. di mana tamu lain yang nggak bisa atau nggak pede bernyanyi lebih suka menyantap hidangan ataupun tepuk2 ikut 'rengeng-rengeng' nyanyi atau kadang lip synch. ha ha.
3. nuansa rekaman
dimana yang nyanyi cuma itu-itu saja, secara emang dia kepengen karaoke, hanya mengajak sebagian teman yang memang gak suka nyanyi atau suaranya ancur sehingga nggak berani nyanyi.
4. nuansa karaokean IDOL
dimana diantara banyak tamu yang berharap-harap ingin menyanyi, atau mencoba menyanyi, atau belajar megang microphone, atau bete pengen teriak-teriak, hanya si ini dan si itu saja yang megang mic ( microphone ). dah di support dengan tepuk tangan tiap selesai satu lagu, sudah diikutin dengan nyanyi bersama dengan harapan dia menyerahkan mic nya ke yang lain setelah satu, dua,... tiga belas lagu dinyanyikannya.
HALAH...
dikala manusia berlagak menjadi tuhan
tahukah anda, di tempat kerja saya, rajin bekerja, rajin berinovasi, rajin bersosialisasi, belum tentu membuat penilaian kinerja ternilai secara linear. BELOM TENTU!
aku masih inget dulu dikala aku sangat malas bekerja, karena pekerjaannya sangat nggak gw banget, dimana rekan-rekan kerja lain sangat mahir di bidang mesin, dan saya cuma tukang buikin dokumen. oh bagi saya waktu itu, sungguh pekerjaan yang nggak penting. tapi aku dapat nilai baik sekali (opsi penilaian: istimewa-baik sekali-baik-kurang-kurang sekali).
saat ini aku sudah bangkit, sesuai dengan apa yang seorang sahabat lama lihat di diri aku waktu aku bangkit, aku berusaha untuk bekerja sesuai gaji yang aku dapat, dan terbukti sudah, hampir seluruh pihak outsider walau masih dalam lingkup perusahaan yang sama, mengangkat jempol untukku. cuma hanya supaya aku senang? nonsens! apa untungnya buat mereka? hanya supaya aku nggak sedih? nonsens, gak ada efeknya buat mereka kalo aku sedih. beberapa pihak mempercayakan beberapa hal padaku, apa artinya?
ternyata artinya NONSENS!
atasan langsungmu bagaikan pihak yang paling berkuasa untuk menentukan apakah kamu itu bodoh atau tidak. referensi masing2 orang memang beda-beda, kenapa orang2 HR nggak memberikan referensi yang cukup jelas untuk mengukur KEBODOHAN seseorang? sehingga di tempat lain aku dianggap tidak bodoh, sedangkan disini aku sangat lah amat bodoh (di mata bos ku itu)
"nggak apa2 ya kamu saya nilai sekian?"
WHAT THE HECK!!!! NGGAK APA-APA DARI HONGKONG!!!
aku masih inget dulu dikala aku sangat malas bekerja, karena pekerjaannya sangat nggak gw banget, dimana rekan-rekan kerja lain sangat mahir di bidang mesin, dan saya cuma tukang buikin dokumen. oh bagi saya waktu itu, sungguh pekerjaan yang nggak penting. tapi aku dapat nilai baik sekali (opsi penilaian: istimewa-baik sekali-baik-kurang-kurang sekali).
saat ini aku sudah bangkit, sesuai dengan apa yang seorang sahabat lama lihat di diri aku waktu aku bangkit, aku berusaha untuk bekerja sesuai gaji yang aku dapat, dan terbukti sudah, hampir seluruh pihak outsider walau masih dalam lingkup perusahaan yang sama, mengangkat jempol untukku. cuma hanya supaya aku senang? nonsens! apa untungnya buat mereka? hanya supaya aku nggak sedih? nonsens, gak ada efeknya buat mereka kalo aku sedih. beberapa pihak mempercayakan beberapa hal padaku, apa artinya?
ternyata artinya NONSENS!
atasan langsungmu bagaikan pihak yang paling berkuasa untuk menentukan apakah kamu itu bodoh atau tidak. referensi masing2 orang memang beda-beda, kenapa orang2 HR nggak memberikan referensi yang cukup jelas untuk mengukur KEBODOHAN seseorang? sehingga di tempat lain aku dianggap tidak bodoh, sedangkan disini aku sangat lah amat bodoh (di mata bos ku itu)
"nggak apa2 ya kamu saya nilai sekian?"
WHAT THE HECK!!!! NGGAK APA-APA DARI HONGKONG!!!
Mar 6, 2007
susahnya berhenti merokok
dulu aku heran kenapa orang susah berhenti merokok. berhenti ya berhenti aja, ganti pake kebiasaan lain. tapi waktu itu teman aku bilang: kamugak tau sih kalo rokok itu enak sekali.
yah benar, waktu itu aku merasa setiap merokok itu menghirup asap. apa enaknya ya? makanya aku gak addict to rokok sampai sebelum 2002. aku merokok untuk bersosial aja dan itu cuma menghirup rokok dan menghembuskannya lagi, sampai abis. gak ada enak-enaknya.
tapi pada suatu ketika dimana aku ingin menghempaskan badan dan kepalaku ke aspal, ternyata rokok emang teman yangbaik, mengerti saat-saat aku gak tau kenapa semua manusia di sekelilingku nggak bisa diajak bicara pake bahasa manusia, dan aku bukan menjadi diriku sendiri.
rokok membuatku (waktu itu) menjadi diriku sendiri. dan disitu baru aku merasa bahwa rokok itu enak sekali. dan terus dan terus, racun itu menjadi oksigen bagiku.
sampai suatu ketika aku harus berhenti.
dan disitu baru aku mengerti kenapa perokok sangat sulit untuk berhenti. kejadiannya beda tiap orang-orang, apa yang menjadi trigger kamu ingin merokok? kalo aku, melihat orang merokok pun aku ingin merokok, apalagi bau rokok. susah ya? emang. sehingga cara terbaik adalah menghindari hal2 yang mentrigger mu untukmerokok.
yah benar, waktu itu aku merasa setiap merokok itu menghirup asap. apa enaknya ya? makanya aku gak addict to rokok sampai sebelum 2002. aku merokok untuk bersosial aja dan itu cuma menghirup rokok dan menghembuskannya lagi, sampai abis. gak ada enak-enaknya.
tapi pada suatu ketika dimana aku ingin menghempaskan badan dan kepalaku ke aspal, ternyata rokok emang teman yangbaik, mengerti saat-saat aku gak tau kenapa semua manusia di sekelilingku nggak bisa diajak bicara pake bahasa manusia, dan aku bukan menjadi diriku sendiri.
rokok membuatku (waktu itu) menjadi diriku sendiri. dan disitu baru aku merasa bahwa rokok itu enak sekali. dan terus dan terus, racun itu menjadi oksigen bagiku.
sampai suatu ketika aku harus berhenti.
dan disitu baru aku mengerti kenapa perokok sangat sulit untuk berhenti. kejadiannya beda tiap orang-orang, apa yang menjadi trigger kamu ingin merokok? kalo aku, melihat orang merokok pun aku ingin merokok, apalagi bau rokok. susah ya? emang. sehingga cara terbaik adalah menghindari hal2 yang mentrigger mu untukmerokok.
Pillow Talking 02
"bang... abang..."
"hmmm" si abang masih merem
"aduh abang bangun dong ah"
"hmmm gw ngantuk dah"
"bang, bang, tadi si surti cerita, katanya laki dia dipindah tugaskan"
"hmmm trus napaaaaa"
"yah abang, kan surti seneng banget tuh lakinya kerja ditempat sebelomnya, kan sering miting ama kas... apa tuh kastamer gitu, nah sekarang dipindah ke tempat laen yang nggak ada urusan-urusannya ama kastamer tadi, jadi jarang-jarang diajak makan ama dapet parsel kata si surti"
"ah biar aja sayang, kan enak di tempat baru nggak ada godaan...hmmm"
"duh abang jangan bobo dulu napa"
"hmm..."
"kata surti, lakinya dipindahkan karena nggak mencapai target, target tuh apa sih bang?"
"hmmm... target ya tugas yang dikasih ama bosnya lakinya surti"
"wah knapa yah bang, apa karena lakinya surti sering makan ama kastamer tadi atau apa ya? nggak bagi-bagi parsel ama bosnya kali ya"
"ah sudahlah odah, itu kan urusan surti, sudah sewajarnya kalo lakinya dipindah karena alasan itu"
"ya tapi surtinya jadi kesel bang"
"biar aja si surti belajar, bahwa suaminya itu perlu belajar untuk bisa mempertahankan jabatannya... dah ya kita bobo ya"
"ah abang, si surti itu jadi gk pernah makan di restoran jadinyaaaaa"
"hmmm...ggrrrrrrr.....grrrrrr"
"aduhhhh gw ditinggal ngorok lage..."
"hmmm" si abang masih merem
"aduh abang bangun dong ah"
"hmmm gw ngantuk dah"
"bang, bang, tadi si surti cerita, katanya laki dia dipindah tugaskan"
"hmmm trus napaaaaa"
"yah abang, kan surti seneng banget tuh lakinya kerja ditempat sebelomnya, kan sering miting ama kas... apa tuh kastamer gitu, nah sekarang dipindah ke tempat laen yang nggak ada urusan-urusannya ama kastamer tadi, jadi jarang-jarang diajak makan ama dapet parsel kata si surti"
"ah biar aja sayang, kan enak di tempat baru nggak ada godaan...hmmm"
"duh abang jangan bobo dulu napa"
"hmm..."
"kata surti, lakinya dipindahkan karena nggak mencapai target, target tuh apa sih bang?"
"hmmm... target ya tugas yang dikasih ama bosnya lakinya surti"
"wah knapa yah bang, apa karena lakinya surti sering makan ama kastamer tadi atau apa ya? nggak bagi-bagi parsel ama bosnya kali ya"
"ah sudahlah odah, itu kan urusan surti, sudah sewajarnya kalo lakinya dipindah karena alasan itu"
"ya tapi surtinya jadi kesel bang"
"biar aja si surti belajar, bahwa suaminya itu perlu belajar untuk bisa mempertahankan jabatannya... dah ya kita bobo ya"
"ah abang, si surti itu jadi gk pernah makan di restoran jadinyaaaaa"
"hmmm...ggrrrrrrr.....grrrrrr"
"aduhhhh gw ditinggal ngorok lage..."
Mar 5, 2007
aku malu punya bapak sopir
ingat masa kecil dulu (emang lagi kangen mama papa nih, mellow-mode on) di sekolah kita sering ditanya tentang profesi orang tua. teman-teman memiliki ayah dengan profesi yang "standar" waktu itu dan kayaknya sih keren-keren. ada yang bapaknya guru, dokter, pegawai pemda, pegawai bank, paling top punya supermarket. nggak ada yang bilang punya bapak seorang tukang becak, kuli pasar, atau supir, seperti papahku.
waktu itu jujur aja aku malu dengan profesi papaku ini. padahal aku bisa kerja di telkom sekarang ini juga karena jerih keringat papa nyopir, tapi waktu aku kecil mana ada pikiran seperti itu. yang ada aku jengkel, kenapa papa nggak jadi pegawai apa kek, jadi dokter kek atau apa aja lah. waktu itu aku berfikir duh kok papa gw kerjanya norak banget.
dan dengan susah payah aku mengisi formulir dan data-data sekolah tentang pekerjaan ayah dengan isian: wiraswasta. yahhh... supir kan wiraswasta. kenapa aku nggak mau menyebut papaku seorang sopir waktu itu?
bagi anak kecil, orang tua adalah bak artis, pemain utama yang dipandang segala2nya dan diharapkan menjadi sebaik2nya di mata teman-temannya. walau saat ini aku bersyukur bahwa papa seorang supir, sehingga nyata perkembangan kualitas hidup dari papa ke aku, alhamdulilah.
waktu itu jujur aja aku malu dengan profesi papaku ini. padahal aku bisa kerja di telkom sekarang ini juga karena jerih keringat papa nyopir, tapi waktu aku kecil mana ada pikiran seperti itu. yang ada aku jengkel, kenapa papa nggak jadi pegawai apa kek, jadi dokter kek atau apa aja lah. waktu itu aku berfikir duh kok papa gw kerjanya norak banget.
dan dengan susah payah aku mengisi formulir dan data-data sekolah tentang pekerjaan ayah dengan isian: wiraswasta. yahhh... supir kan wiraswasta. kenapa aku nggak mau menyebut papaku seorang sopir waktu itu?
bagi anak kecil, orang tua adalah bak artis, pemain utama yang dipandang segala2nya dan diharapkan menjadi sebaik2nya di mata teman-temannya. walau saat ini aku bersyukur bahwa papa seorang supir, sehingga nyata perkembangan kualitas hidup dari papa ke aku, alhamdulilah.
merokok itu enak

waktu kecil, dulu mamaku sering menyuruhku beli rokok...
"lenggo, beli ke warung mbah mo, rokok 76 dua batang"
"minta kembalian ya" lanjut kata mama.
otak kanak-kanakku merekam itu semua, dan saat aku kembali ke rumah dan main di dapur menemani mama masak dan melihat mama merokok sambil menumis sayur.
suatu ketika mama bilang...
"lenggo, anak kecil nggak boleh merokok ya, nanti kalo sudah bekerja baru boleh"
kata-kata itu terekam dalam otakku hingga sekarang. tidak ada doktrinasi bahwa wanita itu nggak boleh merokok, tidak ada doktrinasi bahwa wanita perokok itu wanita yang nggak bener. dan bagi aku baik pria atau wanita merokok adalah hal yang biasa, selama dia dah bekerja dan punya uang.
apakah aku kepengen nyoba rokok? selepas smp aku dah mulai bergaul dengan teman2 pria yang merokok. aku nggak ada keinginan mencoba rokok. masuk ke bangku kuliah di bandung, melihat beberapa teman wanita merokok. aku nggak ada keinginan untuk merokok. suatu ketika di tempat ajeb-ajeb dimana aku cuma minum coke dingin, terpaksa aku merokok karena sebagai rasa hormat temanku sedang berulang tahun. dan setelah itu aku nggak ingin merokok lagi. biasa aja.
sampai suatu ketika dimana aku sangat ingin merokok, karena kalau tidak merokok aku akan melempar kepala dan badanku ke aspal saking sebelnya dengan hidup. dan sejak saat itu merokok lah aku.
so, tidak ada korelasi bahwa rokok adalah turunan, rokok adalah fantasi anak kecil yang sering ngelihat lingkungannya merokok. tergantung dari bagaimana kita sebagai orang tua mengajarkan ke anak kita, apa dan bagaimana rokok itu. jangan sampai anak kita sembunyi2 si belakang kita untuk mencoba rokok. seorang big boss wanita di perusahaan tempat ku bekerja, seorang teman baik pula dia, berkata, dia membiarkan anaknya mencoba rokok dan bir di depan dia, supaya mereka tau apa rasanya dan menentukan pilihannya untuk merokok/minum bir atau nggak.
she is a great mom...
kartu kredit oh kartu kredit
pernah berhutang? pernah berpiutang? dua-duanya bikin pusing. dengan punya utang, kita harus prepare membayar sesuai dengan komitmen kita. jika tidak, terpaksa gali lubang untuk menutup lubang. jika kita berpiutang, mending kalo yg berhutang dalah temen yang komit dan membayar sesuai dengan komitmen, kalo temen yang menghindar saat jatuh tempo? wataw, atah bahkan sok lupa? waaaaaaaahhh...
di dalam dunia perteman-baikan ini sudah sangat banyak aku mengalami utang piutang. dan alhamdulilah lebih banyak piutang daripada berhutang. dan seperti kata banyak orang aku sangat mem-filter piutang. nggak semua teman bisa berutang ke aku, dan nggak semua teman baik juga bisa begitu. tapi tetep terfilter.
dari jaman pertama bisnis oriflame, dengan basis kepercayaan, aku kirim barang dua - tiga juta, untuk dijual dan dibayar setelah kirimanku sampai. tapi apa yang terjadi, teman yang aku anggap baik ternyata gampang lupa. dan langsung masuk black list. ternyata masih ada yang lain2 lagi yang bermaslah. dalam hal ini aku belajar, di dalam bisnis nggak ada temen baik. di dalam bisnis nggak ada saudara. bisnis is bisnis bukan jalinan kasih.
ternyata sampai kini masalah persahabatan tetap saja tercoreng moreng dengan hal sensi ini, simpan-pinjam. dengan dianugerahi internet yang lumayan kencang dan telpon gratis, serta beberapa kartu kredit dengan limit lumayan, kadang kala nitip transaksi, nitip transfer, nitip beli online, sering kejadian dan aku nggak mampu menolaknya.
dan tetap aja terjadi, aku sangat cepat untuk memproses permintaaan temen tersebut, tapi dia tidak komit saat pembayaran. dengan berbagai alasan, belum ke bank, atm hilang, lupa no rekening aku, duit masih ada di rekening bank lain, dan yang terakhir adalah.... LUPA kalo punya utang :(( so sad...
hikmah nya adalah, jangan takut nggak punya teman hanya karena nggak mau minjemin account credit card mu.
di dalam dunia perteman-baikan ini sudah sangat banyak aku mengalami utang piutang. dan alhamdulilah lebih banyak piutang daripada berhutang. dan seperti kata banyak orang aku sangat mem-filter piutang. nggak semua teman bisa berutang ke aku, dan nggak semua teman baik juga bisa begitu. tapi tetep terfilter.
dari jaman pertama bisnis oriflame, dengan basis kepercayaan, aku kirim barang dua - tiga juta, untuk dijual dan dibayar setelah kirimanku sampai. tapi apa yang terjadi, teman yang aku anggap baik ternyata gampang lupa. dan langsung masuk black list. ternyata masih ada yang lain2 lagi yang bermaslah. dalam hal ini aku belajar, di dalam bisnis nggak ada temen baik. di dalam bisnis nggak ada saudara. bisnis is bisnis bukan jalinan kasih.
ternyata sampai kini masalah persahabatan tetap saja tercoreng moreng dengan hal sensi ini, simpan-pinjam. dengan dianugerahi internet yang lumayan kencang dan telpon gratis, serta beberapa kartu kredit dengan limit lumayan, kadang kala nitip transaksi, nitip transfer, nitip beli online, sering kejadian dan aku nggak mampu menolaknya.
dan tetap aja terjadi, aku sangat cepat untuk memproses permintaaan temen tersebut, tapi dia tidak komit saat pembayaran. dengan berbagai alasan, belum ke bank, atm hilang, lupa no rekening aku, duit masih ada di rekening bank lain, dan yang terakhir adalah.... LUPA kalo punya utang :(( so sad...
hikmah nya adalah, jangan takut nggak punya teman hanya karena nggak mau minjemin account credit card mu.
Feb 22, 2007
apartemen oh apartemen
banyak orang yang merasa wah kalo melihat rekannya tinggal di apartemen. dianggap orang-orang yang tinggal di apartemen itu orang tajir dan suka buang2 uang. padahal untuk membeli apartemen ini seperak demi seperak aku irit-irit, misal biasa ngopi dan snakc seharga 75 rb, jadi dikurangi menjadi 45 rb. memang kecil sih tapi kalo dilihat dari frekuensi ngopi, wow... (gaya mail di OB) bisa juga terkumpul banyak.
kenapa aku nggak beli rumah? beli rumah pun pasti dapatnya nun jauh disana dimana aku harus berdesak2an ke kantor naik kereta, or tidur 2 jam di bis sebelum ke kantor, OMYGOD.
punya mobil pun, untuk uang segitu juga tetep pegel kalo harus bermobil dari bekasi/depok ke jakarta pusat. ya memang karena belum terbiasa. selama ini kebiasaan bangun jam 7 dan baru berangkat ke kantor jam 8 kurang 5 menit, hehe, what a wonderful life.
enaknya hidup di apartemen:
- gak perlu nyapu halaman
- gak perlu ngecat rumah
- gak takut genteng bocor
- gak takut nyamuk (kalo di lantai lebih dari lt 10)
- gak perlu kerja bakti 17 an
- gak perlu bersihin selokan kalo mau musim ujan
- masihbanyak lagi
nggak enaknya? ya pasti banyak juga, namanya juga duniawi, kalo ada enak, pasti ada nggak enaknya, hahaha.
kenapa aku nggak beli rumah? beli rumah pun pasti dapatnya nun jauh disana dimana aku harus berdesak2an ke kantor naik kereta, or tidur 2 jam di bis sebelum ke kantor, OMYGOD.
punya mobil pun, untuk uang segitu juga tetep pegel kalo harus bermobil dari bekasi/depok ke jakarta pusat. ya memang karena belum terbiasa. selama ini kebiasaan bangun jam 7 dan baru berangkat ke kantor jam 8 kurang 5 menit, hehe, what a wonderful life.
enaknya hidup di apartemen:
- gak perlu nyapu halaman
- gak perlu ngecat rumah
- gak takut genteng bocor
- gak takut nyamuk (kalo di lantai lebih dari lt 10)
- gak perlu kerja bakti 17 an
- gak perlu bersihin selokan kalo mau musim ujan
- masihbanyak lagi
nggak enaknya? ya pasti banyak juga, namanya juga duniawi, kalo ada enak, pasti ada nggak enaknya, hahaha.
Feb 16, 2007
valentine - the final cut
hmm gmn ya, yang namanya rere, susah banget berenti kalo diajak debat. dan maap2 aja pendebatnya gk akan muncul karena SARA abis dan tidak cocok untuk ditampilkan di blog rere yang sangat egois ini, hehe.
bagi gw, valentine is valentine, nothing else. bukan masalah keyakinan, bukan masalah ideologi. toh aku merayakannya dengan orang yang juga merayakannya, gk pernah aku mengajak orang yg gak mau merayakan untuk merayakan. Nggak gw banget gitu loh! dan suami gw juga bukan orang yang anti valentine (alhamdulilah) karena dia (syukurnya) sangat suka untuk menyatakan cinta, palagi pada saat semua merayakan kasih sayang, horeeee.
rasis? ya ampun, aku nggak pernah ngebahas masalah sensitip satu itu, yg gw maksud adalah resis (bahasa gw) atau resist (bahasa nya wong londo). gw nggak resis terhadap apapun. ajeb2? gw jalanin, sampe temen gw nyodorin minuman dan gw nolak abis2an dan milih diketawain karena cuma minum pure ginger alle, halah! tapi ajeb2 must go on, suka sih, so what gitu lo, bisa kok dandan ala gypsi dan masuk ke BC bar (i miss that place, hiks). gw gak resis terhadap dandanan temen2 gw yang sexy2 dan mengikuti apa2 yg di majalah, mereka sudah mature dan bisa menentukan jalan hidupnya sendiri. gw nggak resist terhadap lifestyle temen-temen gw, yah mereka punya alasan sendiri2 mengenai jalan hidupnya. dengan begitu, temen gw BANYAAAKKK dan mereka nggak merasa gw sebagai orang yang sok suci. yah walaupun bagaimanapun, rere cuma manusia biasa yang masih banyak dosanya.
nolak acara? wah itu sebuah dosa antar relasi, karena akan mempengaruhi hubungan antara manusia yang harus di-maintain sesuai dengan keyakinan gw. terus terang selain teman gw banyak, musuh gw juga banyak, dan gw tau banget kenapa musuh itu muncul dan gw nggak mau menambah banyak lagi.
merayakan valentine dengan free sex? WATAW!!! valentine macam mana tuh... valentine-an nya si EMKA kali ya? itu mah gk usah nunggu valentine, mereka bisa party kapan aja, gak nyambung bo. selama kehidupan gw yg penuh dosa ini, gk pernah sekalipun gw mendengar, merasakan, melihat orang yang merayakan valentine dengan perbuatan satu itu. paling top ya dinner dan minum wine. hehehe, gila banget ya kalo ada yg merayakan valentine dengan one night stand, huhuiii...
secara gw juga belajar agama, gw tau tentang keyakinan gw dan memang gw gak (belum) seperti muslimah2 lain. karena setiap manusia punya jalan hidup yang dipilih. setiap manusia punya cara untuk berbicara dengan sang khalik. setiap manusia punya link khusus dengan penciptanya. gw yakin banget itu. yah boleh lah gw dibilang islam abangan. tapi yg jelas gw sangat menghargai orang-orang disekitar gw, sebobrok apapun mereka, asal gak nyenggol2 gw. ok my man!!
anyway, bytheway, busway, sudahlah, valentine sudah selese, tunggu th depan deh kalo mo ngebahas dan ngerayain lagi, gw mo ikutan imlek pake baju merah dan makan kue keranjang (ehm mengandung babi nggak ya?)
bagi gw, valentine is valentine, nothing else. bukan masalah keyakinan, bukan masalah ideologi. toh aku merayakannya dengan orang yang juga merayakannya, gk pernah aku mengajak orang yg gak mau merayakan untuk merayakan. Nggak gw banget gitu loh! dan suami gw juga bukan orang yang anti valentine (alhamdulilah) karena dia (syukurnya) sangat suka untuk menyatakan cinta, palagi pada saat semua merayakan kasih sayang, horeeee.
rasis? ya ampun, aku nggak pernah ngebahas masalah sensitip satu itu, yg gw maksud adalah resis (bahasa gw) atau resist (bahasa nya wong londo). gw nggak resis terhadap apapun. ajeb2? gw jalanin, sampe temen gw nyodorin minuman dan gw nolak abis2an dan milih diketawain karena cuma minum pure ginger alle, halah! tapi ajeb2 must go on, suka sih, so what gitu lo, bisa kok dandan ala gypsi dan masuk ke BC bar (i miss that place, hiks). gw gak resis terhadap dandanan temen2 gw yang sexy2 dan mengikuti apa2 yg di majalah, mereka sudah mature dan bisa menentukan jalan hidupnya sendiri. gw nggak resist terhadap lifestyle temen-temen gw, yah mereka punya alasan sendiri2 mengenai jalan hidupnya. dengan begitu, temen gw BANYAAAKKK dan mereka nggak merasa gw sebagai orang yang sok suci. yah walaupun bagaimanapun, rere cuma manusia biasa yang masih banyak dosanya.
nolak acara? wah itu sebuah dosa antar relasi, karena akan mempengaruhi hubungan antara manusia yang harus di-maintain sesuai dengan keyakinan gw. terus terang selain teman gw banyak, musuh gw juga banyak, dan gw tau banget kenapa musuh itu muncul dan gw nggak mau menambah banyak lagi.
merayakan valentine dengan free sex? WATAW!!! valentine macam mana tuh... valentine-an nya si EMKA kali ya? itu mah gk usah nunggu valentine, mereka bisa party kapan aja, gak nyambung bo. selama kehidupan gw yg penuh dosa ini, gk pernah sekalipun gw mendengar, merasakan, melihat orang yang merayakan valentine dengan perbuatan satu itu. paling top ya dinner dan minum wine. hehehe, gila banget ya kalo ada yg merayakan valentine dengan one night stand, huhuiii...
secara gw juga belajar agama, gw tau tentang keyakinan gw dan memang gw gak (belum) seperti muslimah2 lain. karena setiap manusia punya jalan hidup yang dipilih. setiap manusia punya cara untuk berbicara dengan sang khalik. setiap manusia punya link khusus dengan penciptanya. gw yakin banget itu. yah boleh lah gw dibilang islam abangan. tapi yg jelas gw sangat menghargai orang-orang disekitar gw, sebobrok apapun mereka, asal gak nyenggol2 gw. ok my man!!
anyway, bytheway, busway, sudahlah, valentine sudah selese, tunggu th depan deh kalo mo ngebahas dan ngerayain lagi, gw mo ikutan imlek pake baju merah dan makan kue keranjang (ehm mengandung babi nggak ya?)
Feb 15, 2007
valentine - the next "posting" generation
hehehe, sekali lagi, gw seneng ada respon yg gak jelas terhadap postingan gw. apa karena gw berjilbab ya? ah... sulitnya menjadi wanita berjilbab. kudu sabar. susah untuk berpendapat. berpendapat rada netral sedikit dipandang nyleneh. kalo gw nggak berjilbab, tiap jam tiap hari adaaaa aja yg nyuruh berjilbab. so, teman2 bagi yang ingin berjilbab, siap2 ya sabar2 kan hati, kuat2kan hati dan jaga emosi. kita kebanyakan disuruh JAIM dan menutup2i kata hati. contoh gw, jadinya ya gini, posting rada nyleneh dikit, dikiranya gw gk tau apa2 tentang keyakinan gw, haduhhh repot emang jadi orang terkenal. tp gapapa, ini salah satu sesi belajar sabar. hehehe.
kenapa gw ngerayain valentine? 80% dari tempat yang gw datengin merayakan valentine, nggak memandang mereka muslim atau nggak, hei ini indonesia men!, multi kultur dan gak usah nutup mata deh budaya barat sangat cepat merasuk disini. apa kita harus resis? wah boleh dong gw berpendapat sendiri, jelas boleh ini kan blog gw!. gw sih nggak bakal resis dengan hal2 berbau seperti itu. kehidupan full ajeb2 pernah gw ikutin, apakah aku terus2an dalam kehidupan seperti itu? ternyata nggak kan? semua ada masanya.
gw gak resis dengan valentine, walo di keyakinan gw, cinta is a must, cinta is like a breath that we take everytime. but heyyy, pasti sebagian dari kamu lupa, kapan terakhir kamu menyatakan cinta kepada pasanganmu? pasti semua pada ngeles: cinta nggak harus diungkapkan dengan kata2, bunga, coklat atau dinner romantis. HAHAHA, untung suami gw tau banget gw gimana. dia tau bahwa cinta itu harus dikatakan, harus di implementasikan ke dinner or suasana romantis lain (bukan wajib dinner, ini cuma contoh, kreatip dikit napa). kalo suami gw di-invite valentine dinner di sebuat hotel karena kado dari salah satu pejabat hotel tersebut dan kalo ditolak bisa berabe link suami gw dengan ybs, susah dong?
merayakan valentine bukan berarti tiap hari kita nggak merayakan cinta, merayakan valentine gak berarti kita ngucapin cinta harus nunggu valentine taon depan. bisa dibilang valentine is like a periodically disaster, yang akanmengingatkan kamu untuk selalu bersyukur akan cinta yang dianugerahkan ke kamu.
di islam jelas banyak hari yang bisa di-ejawantahkan sebagai hari kasih sayang, dan gw percaya di Hindu pun juga, di Budha pasti ada. but why almost of this world celebrating valentine? ini yang namanya tren, bukan masalah keyakinan. sama seperti temen2 non muslim ikutan masak ketupat saat kita lebaran, bukan karena mereka merayakan lebaran, tapi ngikutin tren.
halah...
kenapa gw ngerayain valentine? 80% dari tempat yang gw datengin merayakan valentine, nggak memandang mereka muslim atau nggak, hei ini indonesia men!, multi kultur dan gak usah nutup mata deh budaya barat sangat cepat merasuk disini. apa kita harus resis? wah boleh dong gw berpendapat sendiri, jelas boleh ini kan blog gw!. gw sih nggak bakal resis dengan hal2 berbau seperti itu. kehidupan full ajeb2 pernah gw ikutin, apakah aku terus2an dalam kehidupan seperti itu? ternyata nggak kan? semua ada masanya.
gw gak resis dengan valentine, walo di keyakinan gw, cinta is a must, cinta is like a breath that we take everytime. but heyyy, pasti sebagian dari kamu lupa, kapan terakhir kamu menyatakan cinta kepada pasanganmu? pasti semua pada ngeles: cinta nggak harus diungkapkan dengan kata2, bunga, coklat atau dinner romantis. HAHAHA, untung suami gw tau banget gw gimana. dia tau bahwa cinta itu harus dikatakan, harus di implementasikan ke dinner or suasana romantis lain (bukan wajib dinner, ini cuma contoh, kreatip dikit napa). kalo suami gw di-invite valentine dinner di sebuat hotel karena kado dari salah satu pejabat hotel tersebut dan kalo ditolak bisa berabe link suami gw dengan ybs, susah dong?
merayakan valentine bukan berarti tiap hari kita nggak merayakan cinta, merayakan valentine gak berarti kita ngucapin cinta harus nunggu valentine taon depan. bisa dibilang valentine is like a periodically disaster, yang akanmengingatkan kamu untuk selalu bersyukur akan cinta yang dianugerahkan ke kamu.
di islam jelas banyak hari yang bisa di-ejawantahkan sebagai hari kasih sayang, dan gw percaya di Hindu pun juga, di Budha pasti ada. but why almost of this world celebrating valentine? ini yang namanya tren, bukan masalah keyakinan. sama seperti temen2 non muslim ikutan masak ketupat saat kita lebaran, bukan karena mereka merayakan lebaran, tapi ngikutin tren.
halah...
Pillow Talking 01
"ssstt... saodah, jangan bobo dulu sayang"
"knapa abang? odah ngantuk niiiih"
"abang gak bisa tidur?"
"kenapa? kan udah dikasih tadi... odah capek nih bang"
"abang pusing nih..."
"loh kenapa bang? bukannya biasanya pules tidurnya kalo abis... ehm hehehe..."
"bukan soal itu, abang males kerja"
"waduh jangan dong bang, nanti odah gk punya uang belanja"
"iya sih, tapi abang demotivated nih"
"demotivated itu apa sih bang? malem2 gini jangan susah2 deh ngobrolnya."
"hilang motivasi. hilang gairah kerja"
"yg penting gak hilang gairah ma odah kannn :))"
"tentu nggak dong sayang. abang cuma, merasa percuma aja kerja keras selama ini"
"lah kenapa percuma abang? ada apa? nggak biasa2 nya abang begini, abang yg odah kenal itu abang yang semangat kerja, penuh ide atau ... apa itu yg sering abang bilang... ino... ya itu inovasi"
"percuma aja odah, inovasi sebejibun juga tetep aja atasan abang melihat abang nggak kompeten seperti yang dia harapkan..."
"apalagi itu abang, susah bener, apa itu kompeten?"
"atasan abang melihat abang itu nggak cocok kerja di tempat abang sekarang, karena abang kurang pandai, tidak seperti yang diharapkan atasan abang"
"loh kok bisa? selama ini kalo odah ketemu temen2 abang, mereka bilang abang orang yang pandai"
"nggak tau lah sayang..."
"ya udah abang, kita bobo dulu aja... supaya nggak sakit..."
"met bobo odah... cup..."
"knapa abang? odah ngantuk niiiih"
"abang gak bisa tidur?"
"kenapa? kan udah dikasih tadi... odah capek nih bang"
"abang pusing nih..."
"loh kenapa bang? bukannya biasanya pules tidurnya kalo abis... ehm hehehe..."
"bukan soal itu, abang males kerja"
"waduh jangan dong bang, nanti odah gk punya uang belanja"
"iya sih, tapi abang demotivated nih"
"demotivated itu apa sih bang? malem2 gini jangan susah2 deh ngobrolnya."
"hilang motivasi. hilang gairah kerja"
"yg penting gak hilang gairah ma odah kannn :))"
"tentu nggak dong sayang. abang cuma, merasa percuma aja kerja keras selama ini"
"lah kenapa percuma abang? ada apa? nggak biasa2 nya abang begini, abang yg odah kenal itu abang yang semangat kerja, penuh ide atau ... apa itu yg sering abang bilang... ino... ya itu inovasi"
"percuma aja odah, inovasi sebejibun juga tetep aja atasan abang melihat abang nggak kompeten seperti yang dia harapkan..."
"apalagi itu abang, susah bener, apa itu kompeten?"
"atasan abang melihat abang itu nggak cocok kerja di tempat abang sekarang, karena abang kurang pandai, tidak seperti yang diharapkan atasan abang"
"loh kok bisa? selama ini kalo odah ketemu temen2 abang, mereka bilang abang orang yang pandai"
"nggak tau lah sayang..."
"ya udah abang, kita bobo dulu aja... supaya nggak sakit..."
"met bobo odah... cup..."
Feb 14, 2007
valentine's day

apapun arti valentine's day, i love valentine's day! karena valentine's day itu momen untuk memantapkan cinta. apapun background dari valentine's day, i dont care. bisa dibayang hidup tanpa valentine's day, lihat orang tua2 sebagian dari kita, mereka dah merasa tua untuk menyatakan cinta.
jatuh cinta lagi? bisa jadi karena sudah hambar hubungan denganpasangan. dengan adanya valentine's day, ada alasan minimal satu tahun sekali kita menyatakan cinta dan kasih sayang kita ke pasangan. apa salahnya sih merayakan cinta? cinta itu universal dan anugerah yang indah dari Allaah YME...
Feb 5, 2007
Cerita Honeymoon part 3 - nggak ada makanan enak di bali :(

semua di bali itu indah, enak dan asik asal gak lebih dari seminggu deh. hari-hari pertama sungguh ceria dengan jalan kesana dan kemari, makan apa aja masih terasa enak. giliran hari kesekian, dah bosen makan di kafe palagi makanan hotel, akhirnya kia cari makan di kuta. segala fast food gk ada yg bikin ngiler, dah tau rasanya dan waktu itu males bener mo makan burger dan fried chicken.
akhirnya ada warung di jl pantai yg sebenarnya nggak meyakinkan sih, tapi karena menunya soto, se-nggak-enak2nya soto, pasti masih ada kaldu dan suwir2an ayam nya. dan ternyata apa saudara-saudara...? akhirnya kita makan soto bening dengan suwiran ayam yang putih dan bihun serta kuah rasa aer...
jakarta KEBANJIRAN

gambar diambil dari www.suaramerdeka.com
Daerah kebonsirih yang selama ini tidak pernah terusik bahkan tidak pernah was-was kebanjiran, dua malam yang lalu pemilik kosan ngasih tau supaya kita semua waspada banjir, sejak dibukanya pintu air manggarai... hiks.
Beberapa hari terakhir ini lebih banyak melihat kondisi parahnya banjir di jakarta kali ini melalui televisi. dan akhirnya sabtu kemaren aku melihat sendiri kondisi banjir walau dari dari balik kaca taxi. jadi nggak tega untuk belanja-belanja (padahal niatnya mau ngeborong di ambasador).
sabtu kemarin aku dapet sms dari temen yang tinggal di depok bahwa disana nggak ada air dan PAM, alhasil kudu pake air galon isi ulang untuk MCK, duh kasiannya.
Jan 19, 2007
Cerita Honeymoon part 2 - Kopi termurah di dunia
selama ini berapa rupiah yang harus anda keluarkan jika sedang sakau karena kopi? bukan lima ratus perak dengan beli kopi kapal api sachet trus nuang sendiri di rumah loh ya, ini di tempat orang jual kopi.
lima puluh ribu? itu kalo ke starbucks
empat puluh ribu? itu kalo ke bakoel coffee
tiga puluh ribu? itu kalo ke ohlala
dua puluh ribu? itu kalo ke mc cafe
sepuluh ribu? itu kalo ke dunkin donat
lima ribu? itu kalo di TIM
dua ribu? itu di PANTAI KUTA
SERIBU? warung kopi di sebelah swissbel hotel nusa dua :)
sebungkus kapal api yang berharga 450 perak kalo beli di warung, kalo beli selusin jelas lebih murah, yang sudah terseduh dan siap di gelas+tatakan, hanya dengan seribu perak, jalan kaki sepuluh meter dari gerbang hotel, bisa dinikmati.
what a beautiful honeymoon...
Subscribe to:
Posts (Atom)