Dec 6, 2006

Masih banyak jalan mencari pahala

Forward from HALIDA HATTA : Masih banyak jalan mencari pahala. Tidak perlu dengan berpoligami, karena pasti ada yang tersakiti. Dan adil hanya milik Allah dan para Nabi. Hilang sudah teladan suami yang baik di mata ibu-ibu. Masihkah kita mau mendengar ceramahnya tentang keluarga sakinah ? (dr ibu-ibu seluruh indonesia yang kecewa. Tolong sebarkan)

jika poligami itu baik, kenapa sebagian besar dari kita nggak mau nerima? kenapa sebagian dari umat manusia menghujatnya?

ada seorang teman yang berkata:
"kenapa kamu meributkan si aa yang menikah lagi? menikah kan baik"
kalo diliat dari sisi itu dan sudut pandang, daripada zinah dan berkhianat, ya emang benar.

ada yg berkata juga:
"ngapain sih kamu ribut-ribut, nggak ada efeknya buat kamu"
wah kalo soal efek, pasti ada lah, aa gym adalah publik figur, panutan sebagian orang, bahkan ada yg menganggapnya selayaknya nabi, apapun yang diperbuatnya akan di tiru. kalo dah sebagian atau semua laki laki di dunia ini meniru aa gym? mending gw janda deh terus2an...

ada juga seorang ibu berkata:
"aku sakit ati jeng, sama aa. dari dulu aku mengidolakan dia, akumasih inget ceramah-ceramah dia tentang rumah tangga, tentang suami yang sayang kepada istrinya, tentang bagaimana aa memastikan ke teteh ninih tentang kesetiaannya, bagaimana si aa nggak mau berfoto dengan ibu-ibu, kecuali bersama dengan istrinya, tak kira aa gym gk bakal nyakiti hati istrinya, eh malah sekarang dia menganggap ini adalah cobaan teh ninih, dan teh ninih harus meneruskan perjuangannya..."

enak banget gak sih jadi laki2...

2 comments:

  1. jadi laki-laki...? enak koq, re. kamu mau jadi laki-laki?

    ReplyDelete
  2. hehehehe...
    ikutan dikit yah....

    Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

    Sepertinya ngga akan ada habis-habisnya energi kita terkuras dengan topik yang satu ini.

    Koran, majalah, tv..dan lain-lain membahas issue seputar poligami yang sudah dilakukan A’a Gym.

    Apa yang ada dalam pikiran kita masing-masing?
    Terus terang Saya bukan pengikut A’a Gym dan sebatas mengenal lewat bukunya dan tv saja.

    Hmmmmmmmmmmmmm………

    Kejadian yang di alami AA Gym bukanlah kejadian yang aneh, bukan pula kejadian yang luarbiasa.
    Tapi menjadi dahsyat karena Beliau adalah publik figur, orang yang senantiasa disorot media…tokoh masyarakat, seorang ulama, tokoh bisnis, dan seabrek kelebihan Beliau…

    Sudah terlanjur umum memang di Indonesia ini, kalau orang nikah lagi alias poligami, maka hebohlah, seolah yang melakukan poligami itu sudah melakukan dosa yang sangat besar…sementara kalau selingkuh masih dikategorikan setia.

    Aneh memang budaya di Indonesia ini,
    Poligami dirasa sebagai sebuah kesalahan,
    sementara selingkuh seolah menjadi hal yang wajar atau biasa-biasa saja.
    Atau mungkin pikiran Saya yang keliru ??

    Mulai zaman Adam sampai zaman sekarang ini, masalah hubungan antara laki dan perempuan sudah menjadi salah satu titik permasalahan yang akan muncul sampai zaman kapanpun…

    Adam jatuh ke dalam dunia juga persoalan ini,
    Keluarga Ibrahim terpisah antara Hajar dan Sarah juga sebab ini.
    Bahkan di dalam keluarga Nabi Muhammad SAW pun terjadi konflik internal juga masalah ini..blok Aisyah dan Blok Zainab binti Jahsy, atau dengan Mariam al Qibtiyah.

    Meski di dalam Al-Quran dibolehkan, apakah selalu berarti poligami itu dibolehkan ?
    Bagaimana seandainya dasar niatnya bukan menjalankan perintah Allah melainkan nafsu belaka?
    Darimana engkau tahu itu berniat menjalankan perintah Allah atau sekedar pelampiasan nafsu belaka?

    Begitu samar ….Begitu halus….Begitu bias….dan setelah itu…
    siapa yang tahu kenyataan kebenarannya ?

    Mungkin ada yang poligami terus terang dengan mengatakan dia didorong oleh nafsunya.
    Mungkin ada juga poligami yang ditutupi dengan mengatakan menjalankan perintah Allah.
    Sudahkah perintah itu turun kepadamu ???
    Ataukah sekedar nafsu tersembunyi yang menggerogoti hatimu ??

    Jangankah seorang A’a Gym, bahkan seorang Nabipun mendapat cap dan stempel hanya memenuhi nafsu syahwat saja ketika poligami dilakukan…

    Saya pernah baca disitu diceritakan pertemuan antara KH Agus Salim dengan Bung Karno,
    Ketika itu Bung Karno ngotot bahwa idealnya sebuah keluarga ya berpasang-pasangan, satu dengan satu, satu suami dengan satu istri. tanpa Poligami…

    Sementara KH Agus Salim mengatakan, bahwa menurut syariat agama, poligami itu dibolehkan…

    Perdebatan dan dialog ini tak berkesudahan…
    Sampai beberapa tahun kemudian, terjadi lagi pertemuan antara Bung karno dengan KH Agus salim..
    KH Agus Salim masih tetap beristri satu, meski dia mengatakan poligami dibolehkan oleh syariat agama,
    dan Bung Karno sudah beristri lebih dari satu, meski awalnya bersikukuh pasangan itu hanya satu dan satu…

    tapi benarkan berpasangan itu berarti satu dan satu ?

    Masih banyak masalah besar yang harus diselesaikan.

    Kalau kita diberikan umur panjang….kita lihat saja endingnya.

    Benar karena Allah atau karena yang lain…..

    Tidak ada daya dan upaya dari orang seperti saya untuk menilai orang lain.

    Tidak ada daya dan upaya dari orang seperti saya untuk membaca hati dan pikiran orang lain.

    Hanya Allah sajalah yang Maha Tahu….

    Mari kita kembalikan masalah ini ke Allah…dan mari kita perbaiki diri kita sebaik-baiknya.

    Wallahualam bishowab

    Wassalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

    ReplyDelete